Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pelantikan Presiden AS

Reaksi 23 Pemimpin Dunia Ketika Joe Biden Resmi Jadi Presiden AS ke-46 Gantikan Donald Trump

Berikut ini Tribunnews rangkum reaksi 23 pemimpin dunia terhadap pergantian kekuasaan di Washington, DC:

Reaksi 23 Pemimpin Dunia Ketika Joe Biden Resmi Jadi Presiden AS ke-46 Gantikan Donald Trump
Andrew Harnik / POOL / AFP
Joe Biden (kiri) dilantik sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat oleh Ketua Mahkamah Agung John Roberts (Kanan) saat Jill Biden memegang Alkitab, bersama dengan putra Hunter Biden dan putri Joe dan Jill Biden Ashley Biden, pada tanggal 20 Januari 2021, di US Capitol di Washington, DC. 

TRIBUNNEWS.COM - Joe Biden dan Kamala Harris telah dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) pada Rabu (20/1/2021) waktu setempat.

Pasangan yang diusung Partai Demokrat tersebut resmi menggantikan posisi Presiden AS ke-45 Donald Trump untuk empat tahun kedepan.

Dikutip dari Al Jazeera, berikut ini Tribunnews rangkum reaksi 23 pemimpin dunia terhadap pergantian kekuasaan di Washington, DC:

Baca juga: PM Trudeau Hingga Paus Fransiskus Ucapkan Selamat dan Doa untuk Joe Biden

Baca juga: Respon Israel, Iran dan Palestina Atas Terbentuknya Pemerintahan Baru Joe Biden

Presiden AS Joe Biden duduk di Oval Office saat dia menandatangani serangkaian perintah di Gedung Putih di Washington, DC, setelah dilantik di US Capitol pada 20 Januari 2021.
Presiden AS Joe Biden duduk di Oval Office saat dia menandatangani serangkaian perintah di Gedung Putih di Washington, DC, setelah dilantik di US Capitol pada 20 Januari 2021. (Jim WATSON / AFP)

Taiwan

Ucapan selamat datang dari Presiden Taiwan Tsai Ing-wen lewat cuitan Twitter, sembari menandai Biden dan Harris.

Tsai Ing-wen mengatakan, dia berharap dapat bekerja sama dengan pemerintahan baru, terkait demokrasi regional, kebebasan, perdamaian dan stabilitas.

Bi-khim Hsiao, Duta Besar de facto Taiwan di Washington, menjadi pejabat senior pertama yang menghadiri pelantikan presiden, berkata bahwa dia merasa terhormat mewakili Taiwan di acara tersebut.

“Demokrasi adalah bahasa umum kami dan kebebasan adalah tujuan kami bersama,” katanya dalam video pendek yang diposting di Twitter.

"Saya berharap dapat bekerja dengan pemerintahan berikutnya dalam memajukan nilai dan kepentingan bersama," jelasnya.

Jepang

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas