Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Royal Family

Ini Alasan Pangeran Harry Putuskan Tinggalkan Kerajaan: Pers Inggris Hancurkan Kesehatan Mental Saya

Dalam wawancara empat mata bersama James Cordon "The Late Late Show", Pangeran Harry mengatakan alasan dibalik keputusannya untuk tinggalkan Kerajaan.

Ini Alasan Pangeran Harry Putuskan Tinggalkan Kerajaan: Pers Inggris Hancurkan Kesehatan Mental Saya
DANIEL LEAL-OLIVAS / AFP
Pangeran Harry, Duke of Sussex (kanan) dan Meghan, Duchess of Sussex dari Inggris tiba untuk menghadiri Endeavour Fund Awards di Mansion House di London pada 5 Maret 2020. Terbaru, Ini Alasan Pangeran Harry Putuskan Tinggalkan Kerajaan: Pers Inggris Hancurkan Kesehatan Mental Saya 

TRIBUNNEWS.COM - Pangeran Harry dan Meghan Markle secara mengejutkan mengumumkan mundur dari keluarga Kerajaan tahun lalu.

Kerajaan Inggris menjadi sorotan berbagai media.

Mengutip CNN, dalam wawancara empat mata bersama James Cordon "The Late Late Show", Pangeran Harry mengatakan alasan dibalik keputusannya itu.

Pangeran Harry mengatakan bahwa dia memutuskan perlu "mengeluarkan keluarganya dari di sini (Kerajaan)".

Dia pun menggambarkan lebih senang kehidupan Kerajaan seperti yang ditampilkan dalam acara Netflix "The Crown" daripada apa yang diberitakan media Inggris.

Baca juga: Sempat Dicopot Karena Kerumunan Petamburan, Bayu Meghantara Kini Dilantik Jadi Kabiro ORB DKI

Baca juga: Rencana Pangeran Harry dan Meghan Markle soal Momongan: Maksimal Dua Anak

Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam Oprah With Meghan dan Harry: A CBS Primetime Special
Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam Oprah With Meghan dan Harry: A CBS Primetime Special. Terbaru, Ini Alasan Pangeran Harry Putuskan Tinggalkan Kerajaan: Pers Inggris Hancurkan Kesehatan Mental Saya (CBS)

Harry menuturkan, pemberitaan media Inggris menghancurkan kesehatan mentalnya.

"Kita semua tahu seperti apa pers Inggris dan itu menghancurkan kesehatan mental saya," katanya dalam segmen tersebut.

"Saya berpikir 'ini beracun'. Jadi, saya melakukan apa yang suami dan ayah mana pun akan lakukan," tegas Pangeran Harry.

Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle Duchess of Sussex, mundur sebagai anggota keluarga Kerajaan secara aktif pada Januari 2020.

Sejak itu mereka pindah ke Los Angeles dan mulai mengukir kehidupan baru, meningkatkan visibilitas publik dan keterlibatan mereka dengan tokoh media yang lebih simpatik.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas