Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

5 Roket Hantam Pangkalan Udara Irak, 2 Tentara Terluka

Sekira lima roket menghantam pangkalan udara militer Irak di Balad utara, Baghdad.

5 Roket Hantam Pangkalan Udara Irak, 2 Tentara Terluka
AFP
Ilustrasi. Sebuah gambar yang diambil pada 5 Februari 2020 menunjukkan artileri self-propelled Suriah dan peluncur roket Katyusha yang ditempatkan di kota Tell Sultan, di provinsi Idlib barat laut Suriah. Pasukan rezim Suriah terus melakukan serangan di barat laut yang telah membuat setengah juta orang mengungsi, meskipun ketegangan dengan Turki meningkat. 

TRIBUNNEWS.COM - Sekira lima roket menghantam pangkalan udara militer Irak di Balad utara, Baghdad.

Pihak militer mengonfirmasi lewat pernyataan bahwa dua tentara Irak dilaporkan terluka dalam serangan tersebut.

Pejabat keamanan mengatakan bahwa roket Katyusha jatuh di daerah pangkalan, yang menampung kontraktor AS dan tidak ada korban dilaporkan.

Melansir Al Jazeera, tidak ada kelompok yang segera mengklaim serangan tersebut pada Minggu (18/4/2021).

Baca juga: Presiden AS Joe Biden dan PM Irak Bahas Serbuan Serangan Roket di Baghdad

Baca juga: Pemboman di Irak: ISIS Akui Pihaknya Berada di Balik Serangan Bom Bunuh Diri Kembar di Baghdad

Sebuah gambar yang diambil pada 5 Februari 2020 menunjukkan artileri self-propelled Suriah dan peluncur roket Katyusha yang ditempatkan di kota Tell Sultan, di provinsi Idlib barat laut Suriah. Pasukan rezim Suriah terus melakukan serangan di barat laut yang telah membuat setengah juta orang mengungsi, meskipun ketegangan dengan Turki meningkat.
Sebuah gambar yang diambil pada 5 Februari 2020 menunjukkan artileri self-propelled Suriah dan peluncur roket Katyusha yang ditempatkan di kota Tell Sultan, di provinsi Idlib barat laut Suriah. Pasukan rezim Suriah terus melakukan serangan di barat laut yang telah membuat setengah juta orang mengungsi, meskipun ketegangan dengan Turki meningkat. (AFP)

Tetapi, kelompok bersenjata yang menurut beberapa pejabat Irak didukugn Irak, mengklaim insiden serupa di masa lalu.

Para pejabat AS menyalahkan milisi yang didukung Iran atas serangan roket reguler yang ditujukan ke fasilitas AS di Irak, termasuk Kedutaan Besar AS di Baghdad.

Serangan terakhir di pangkalan udara Balad terjadi pada 4 April 2021 kemarin.

Saat itu, sekira dua roket jatuh di daerah yang tidak banyak ditempat penduduk.

Pesawat F-16 ditempatkan di pangkalan udara dan beberapa perusahaan pemeliharaan hadir di sana, mempekerjakan staf Irak dan asing.

Serangan itu terjadi beberapa hari setelah drone bermuatan bahan peledak menargetkan pasukan koalisi pimpinan AS di dekat bandara Irak utara, menyebabkan kebakaran besar dan kerusakan pada sebuah gedung.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Arif Fajar Nasucha
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas