Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Olimpiade Tokyo

Deklarasi Darurat Covid-19 Jepang Tidak Ada Kaitannya dengan Olimpiade

Thomas Bach menyangkal adanya dampak langsung pada Olimpiade Tokyo, yang dijadwalkan dibuka pada 23 Juli.

Deklarasi Darurat Covid-19 Jepang Tidak Ada Kaitannya dengan Olimpiade
Foto: IOC
Thomas Bach President International Olympic Committee. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Deklarasi darurat Covid-19 yang akan dikeluarkan pemerintah Jepang Jumat (23/4/2021) besok tak ada kaitannya dengan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo. Olimpiade dan Paralimpiade tetap akan berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

"Tindakan aktif untuk mencegah penyebaran infeksi Golden Week dengan deklarasi darurat saya paham itu. Tetapi hal itu tidak terkait dengan Olimpiade Tokyo," kata Ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, Kamis (22/4/2021).

PM Jepang Yoshihide Suga secara resmi akan mengumumkan Deklarasi Darurat (PSBB), Jumat (23/4/2021) sore dan mengimplementasikan PSBB mulai Senin (26/4/2021) mendatang.

"Keadaan darurat merupakan langkah aktif untuk mencegah penyebaran infeksi saat Golden Week. Olimpiade akan jalan terus," tambah Bach.

Baca juga: Gubernur Ehime Jepang Menangis Terharu Saat Kotanya Dilewati Estafet Obor Olimpiade

Oleh karena itu, Thomas Bach menyangkal adanya dampak langsung pada Olimpiade Tokyo, yang dijadwalkan dibuka pada 23 Juli.

Selain itu, minggu depan, berdasarkan rilis versi revisi dari "Playbook" yang merangkum tindakan pencegahan infeksi selama turnamen, "Inspeksi yang sering akan dilakukan sebagai tindakan untuk setiap kemungkinan adanya penyebaran infeksi," papar Seiko Hashimoto Ketua Olimpiade Jepang.

Selain memutuskan kontak dengan luar, banyak atlet dari luar negeri dan orang-orang yang terlibat Olimpiade akan divaksinasi, yang akan membuat Olympic Village sangat aman sehingga turnamen bisa berjalan lancar.

Thomas Bach sedang membuat penyesuaian untuk datang ke Jepang pada waktunya untuk estafet obor yang akan diadakan di Kota Hiroshima pada bulan Mei.

Baca juga: Antisipasi Covid-19, Relay Obor Olimpiade di Okinawa Jepang tak Berlangsung di Jalan Utama

"Itu masih dalam proses tahap perencanaan. Saya tidak menyebutkan secara spesifik," kata Ketua IOC Thomas Bach saat konferensi pers.

Sekjen Olimpiade Toshiro Muto mengungkapkan mengenai keputusan vaksinasi bagi para atlet Olimpiade dan masalah penonton Olimpiade akan dilakukan sekitar Juni mendatang, mundur dari rencana April ini.

"Kita akan putuskan soal penonton bulan Juni mendatang," kata Toshiro Muto, Kamis (22/4/2021).

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja asli di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas