Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

29 Warga Indonesia di India Positif Covid-19

India melaporkan adanya 379.257 kasus baru dengan 3.645 kematian hari Kamis.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in 29 Warga Indonesia di India Positif Covid-19
Sanjay KANOJIA / AFP
Orang-orang menunggu untuk mengisi ulang tabung oksigen medis mereka untuk pasien Covid-19 di stasiun pengisian oksigen di Allahabad India pada 24 April 2021. 

Secara umum, India juga sekarang memecahkan rekor dunia dengan angka kasus harian tertinggi selama tujuh hari terakhir, dengan rata-rata 350 ribu kasus setiap hari.

Angka kematian tiap hari juga meningkat tiga kali lipat dalam tiga pekan terakhir, yang menunjukkan betapa tingginya angka penularan.

Menurut para pakar, yang bisa menurunkan angka penularan sekarang ini adalah vaksinasi, dan hari Rabu, pemerintah membuka pendaftaran bagi siapa saja yang berusia 18 tahun ke atas untuk bisa mendapatkan vaksinasi mulai hari Sabtu.

Namun walau India merupakan negara pembuat vaksin terbesar di dunia, sampai saat ini India tidak memiliki persediaan vaksin COVID-19 yang cukup bagi sekitar 600 juta warga yang memerlukannya.

Banyak dari mereka yang mencoba mendaftar untuk divaksinasi mengatakan mereka gagal mendaftar. Mereka mengeluh di media sosial bahwa mereka tidak bisa mendapatkan slot atau bahkan gagal masuk ke situs web, karena sistem berulang kali lumpuh karena diakses terlalu banyak orang.

"Statistik menunjukkan bahwa sistemnya jauh dari lumpuh, bahkan melambat. Sebaliknya, terlihat berjalan tanpa ada masalah," kata pernyataan pemerintah hari Rabu.

Sejak vaksinasi dimulai bulan Januari, sekitar 9 persen warga India sudah mendapatkan dosis pertama vaksin.

Rekomendasi Untuk Anda

Sistem layanan kesehatan dalam keadaan krisis

Pemandangan di mana warga berusaha mencari tabung oksigen di jalan-jalan maupun di media sosial sudah menjadi pemberitaan di seluruh dunia setelah sistem layanan kesehatan India kewalahan menangani pasien.

Beberapa dokter sekarang menyarankan mereka yang positif COVID-19 untuk tetap berada di rumah.

Ini menyebabkan membanjirnya pesan di media sosial dari keluarga yang memohon siapa yang memiliki tabung oksigen, juga mengetahui rumah sakit yang masih memiliki tempat, dan juga obat-obatan untuk sanak saudara mereka.

Menurut Menteri Luar Negeri India, Harsh Vardhan Shringla, India akan mendapat bantuan 550 alat untuk memproduksi oksigen dan berbagai bantuan medis dari seluruh dunia mulai berdatangan.

Australia sudah menjanjikan 509 ventilator dan jutaan alat pelindung diri dalam paket bantuan awal.

Bantuan dari Rusia telah tiba di Delhi hari Kamis (29/04) yang diangkut dengan dua pesawat yang membawa 20 mesin produksi oksigen, 75 ventilator, 150 alat monitor, dan 22 ton obat-obatan.

India juga akan menerima bantuan vaksin Sputnik V dari Rusia yang akan tiba 1 Mei.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas