Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Masuk Jepang, Warga Negara Pakistan, India dan Nepal Harus Karantina Khusus Selama 6 Hari

Mulai 10 Mei 2021, warga negara Pakistan, India, dan Nepal yang memasuki Jepang diwajibkan menjalani karantina khusus selama 6 hari.

Masuk Jepang, Warga Negara Pakistan, India dan Nepal Harus Karantina Khusus Selama 6 Hari
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
PM Jepang Yoshihide Suga saat jumpa pers, Kamis (6/5/2021) malam. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mulai 10 Mei 2021, warga negara Pakistan, India, dan Nepal yang memasuki Jepang diwajibkan menjalani karantina khusus selama 6 hari di lokasi yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang.

"Bagi warga negara Pakistan, India dan Nepal apabila memasuki wilayah Jepang, maka harus karantina dulu di tempat yang ditentukan pemerintah selama 6 hari pertama sejak kedatangan di bandara internasional Jepang," ungkap PM Jepang Yoshihide Suga, Jumat (7/5/2021) malam saat jumpa pers.

Setiap hari pihak otoritas kesehatan akan memeriksa kesehatan mereka dan setelah itu diharuskan karantina mandiri selama 14 hari.

"Mereka yang memiliki hasil negatif dalam tes PCR tersebut dapat meninggalkan fasilitas pamerintah dan diminta untuk melakukan karantina sendiri di rumah selama sisa periode 14 hari setelah memasuki Jepang," kata Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi.

Baca juga: PM Suga: Seluruh Atlet Akan Mendapatkan Vaksinasi Gratis di Jepang

Tindakan karantina dimulai dari pukul 00.00 (JST) pada tanggal 10 Mei 2021.

"Meskipun travel advice “Hindari Semua Perjalanan” telah dikeluarkan untuk negara/wilayah Level 3 dengan nasihat perjalanan dan peringatan tentang penyakit menular, kunjungan jangka pendek ke India, Pakistan atau Nepal dengan maksud untuk masuk kembali atau kembali ke Jepang sangat diminta untuk dihindari," tambah Menlu Toshimitsu Motegi.

Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas