Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Pimpinan Daerah di Jepang di Bawah 65 Tahun Mulai Dikritik, karena Vaksinasi Terlebih Dulu

Beberapa kepala pemerintah daerah Jepang yang belum berusia 65 tahun divaksinasi dulu, dapat kritikan keras dari masyarakat dan meminta maaf

Pimpinan Daerah di Jepang di Bawah 65 Tahun Mulai Dikritik, karena Vaksinasi Terlebih Dulu
Foto Kobe Shimbun
Walikota Kamikawa prefektur Hyogo Jepang, Sogo Yamana (62) meminta maaf siang ini (13/5/2021) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Beberapa kepala pemerintah daerah Jepang yang belum berusia 65 tahun divaksinasi dulu, dapat kritikan keras dari masyarakat dan meminta maaf, seperti Walikota Kamikawa prefektur Hyogo Jepang, Sogo Yamana (62) .

"Saya memvaksinasi tanpa memberi tahu warga kota sebelumnya, padahal usia saya belum 65 tahun, dan saya  minta maaf," ungkap Yamana siang ini (13/5/2021).

Di sisi lain, sebagai operator rumah sakit, Yamana mengakui pergi ke pertemuan setiap minggu ke rumah sakit.

"Inokulasi adalah bagian dari manajemen risiko. Kami membatalkan reservasi dan ini sejalan dengan kebijakan nasional tentang penggunaan vaksin yang efektif."

Lebih lanjut ia mengatakan, “Saya tidak mengatakan bahwa saya ingin Anda disuntik vaksin terlebih dulu.  Petugas rumah sakit juga divaksinasi, dan tidak melanggar aturan bagi saya untuk divaksinasi sebagai orang terkait rumah sakit."

Komentarnya tersebut dikritik keras oleh Gubernur Osaka Yoshimura siang ini (13/5/2021).

"Vaksin dicari semua orang. Tidak boleh ada vaksinasi yang menyimpang dari aturan. Khususnya, tidak boleh ada perubahan urutan prioritas penggunaan dan jumlahnya juga dibatasi."

Namun Yoshimura juga memahami bahwa sebaiknya dijelaskan sebelumnya bahwa hal itu perlu karena manajer umum yang bertanggung jawab atas manajemen krisis.

"Ketika efeknya  samping vaksinasi terbatas,  perlu disosialisasi lebih lanjut dan warga perlu disuntik segera. Tetapi saya tidak mau anda memprioritaskan untuk kepentingan sendiri dengan alasan pemimpin daerah."

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas