Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Warga Australia yang Pulang dari India akan Dikarantina di Lokasi Terpencil, Kamp Pertambangan

Menurut sumber pemerintah, sebuah pesawat militer meninggalkan Australia pada hari Jumat untuk membawa bantuan ke India.

Warga Australia yang Pulang dari India akan Dikarantina di Lokasi Terpencil, Kamp Pertambangan
Narinder NANU / AFP
Anggota staf medis yang mengenakan APD membawa jenazah pasien Covid-19 di sebuah rumah sakit di Amritsar, India pada 24 April 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, AUSTRALIA - Penerbangan repatriasi pertama bagi warga Australia dari India yang dilanda Covid-19 akan tiba pada hari Sabtu (15/5/2021) hari ini.

Sekitar 150 warga negara Australia akan menjalani karantina selama dua minggu di sebuah kamp pertambangan tua di lokasi terpencil Northern Territory.

Penerbangan tersebut akan menjadi yang pertama setelah pencabutan larangan dua minggu bagi siapa pun yang datang dari India, termasuk warga negara Australia, yang bertujuan untuk mencegah varian virus corona baru yang menyebar dengan cepat.

India telah melaporkan lebih dari 300.000 infeksi virus corona setiap hari selama tiga minggu terakhir.

Kasus ini membebani sistem kesehatan negara itu.

Baca juga: Menyebar Lebih Cepat, Varian Covid-19 B1617 dari India Terdeteksi di 8 Negara Amerika hingga Inggris

Menurut sumber pemerintah, sebuah pesawat militer meninggalkan Australia pada hari Jumat untuk membawa bantuan ke India.

Pesawat akan kembali dengan warga dan penduduk tetap atau permanent resident, yang semuanya harus dinyatakan negatif Covid-19 sebelum naik pesawat.

"Para penumpang kemudian akan menuju ke kamp penambangan yang diubah di Howard Springs untuk karantina mereka," kata juru bicara departemen kesehatan Northern Territory.

Pemerintah akan meningkatkan lebih dari dua kali lipat kapasitas fasilitas Howard Springs, 25 km tenggara kota Darwin.

Fasilitas ini akan dipakai untuk menangani 2.000 orang setiap dua minggu mulai bulan Juni.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas