Kesalahan Input Registrasi Vaksinasi di Osaka Jepang Capai 212 Orang
Dalam reservasi inokulasi massal untuk vaksin virus corona baru yang dimulai pada tanggal 17 Mei kemarin di Kota Osaka, kota tersebut mengumumkan hari
Editor: Johnson Simanjuntak
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Dalam reservasi inokulasi massal untuk vaksin virus corona baru yang dimulai pada tanggal 17 Mei kemarin di Kota Osaka, kota tersebut mengumumkan hari ini (18/5/2021) bahwa telah terjadi kesalahan pengoperasian peralatan sehingga input yang masuk dari 212 orang kurang benar misalnya soal usia.
"Ada 212 orang yang mendaftar terjadi kesalahan karena kesalahan dalam pengoperasian peralatan dan konfirmasi usia oleh staf pusat panggilan. Bagi yang belum melakukan reservasi, frame reservasi baru akan diamankan dan tanggal inokulasi akan disesuaikan," ungkap sumber Tribunnews.com Selasa (18/5/2021).
Menurut pusat kesehatan kota, staf pusat panggilan yang menerima reservasi telepon mendaftar reservasi di tempat latihan yang digunakan untuk pelatihan, dan tidak dapat membuat reservasi untuk 144 orang (selain kesalahan input terhadap 212 orang tersebut), tidak termasuk duplikat.
Kontraktor diperbolehkan masuk ke tempat latihan pada tanggal 17 Mei kemarin saar mulai reservasi.
Selain itu, 59 reservasi di bawah usia 84 tahun, yang tidak memenuhi syarat untuk reservasi, diterima.
Call center adalah sistem yang memungkinkan melakukan reservasi selama nomor reservasi dan tanggal lahir sesuai, dan staf mengatakan bahwa mereka melakukan kesalahan dalam mengonfirmasi usia mereka. Subjek dikatakan divaksinasi akan sesuai jadwal.
Menurut kota, lebih dari 90% dari sekitar 15.000 orang (inokulasi 24 Mei hingga 30 Mei) yang diterima pada tanggal 17 Mei untuk mereka yang berusia 85 tahun ke atas akan diisi pada pukul 15:00 pada hari yang sama, dan semuanya pada pukul 6:45. pm Kerangka reservasi telah diisi.