Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kesulitan Vaksinasi di Jepang dan Cuti Kantor Setelah Divaksinasi

Pendaftaran vaksinasi bagi lansia (usia 65 tahun atau lebih) di Jepang sudah dilakukan sejak April lalu. Banyak cara dilakukan. Namun kesulitan pendaf

Kesulitan Vaksinasi di Jepang dan Cuti Kantor Setelah Divaksinasi
Foto Richard Susilo
Jarum suntik vaksinasi di Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Pendaftaran vaksinasi bagi lansia (usia 65 tahun atau lebih) di Jepang sudah dilakukan sejak April lalu. Banyak cara dilakukan. Namun kesulitan pendaftaran pun mulai bermunculan.

Ryuichi Suganuma, kepala Puskesmas wilayah Sumida, Tokyo yang telah dipindahkan dari departemen hubungan masyarakat, diperbantukan ke bagian vaksinasi  mengatakan, "Dengan mengirimkan informasi ketersediaan untuk reservasi, kami mendesak orang-orang untuk mengubah reservasi mereka dan mendapatkan vaksinasi secepat mungkin. Saya ingin untuk menyampaikan informasi kepada banyak orang."

Pendaftaran vaksinasi awalnya lewat pengiriman surat panggilan ke setuap rumah di Jepang, melampirkan kupon vaksinasi pula.

Namun belakangan sudah mulai beberapa pemda yang melakukan lewat internet atau  telepon dan bahkan panggilan lewat email. Tak ketinggalan ada yang memposting info pendaftaran ewat media sosial seperti twitter.

Banyak pemerintah daerah menerima reservasi vaksinasi melalui telepon atau Internet, dan terdapat serangkaian keluhan bahwa akses terkonsentrasi sehingga sulit untuk membuat reservasi.

Kota Kakogawa, Prefektur Hyogo, telah memulai inokulasi massal vaksin virus corona baru di lima tempat di kota itu mulai tanggal 8 Mei ini dengan  menargetkan sekitar 24.000 orang berusia 80 ke atas.

Awalnya, reservasi diterima dengan dasar siapa cepat dia dapat melalui telepon atau Internet, tetapi sebagai tanggapan atas serangkaian keluhan bahwa "sulit untuk membuat reservasi" karena konsentrasi akses telepon sulit, maka beralih ke metode lotere dari tanggal 18 Mei ini.

Sebuah  mekanisme untuk memilih tanggal dan waktu dan tempat yang diinginkan di internet, atau meninggalkan tanggal dan waktu ke sisi kota, dan dalam lotere pertama, ada sekitar 12.000 aplikasi untuk frame sekitar 5.300 orang.

Pada jam 10 pagi, penanggung jawab akan mengklik tag awal di komputer untuk undian lotere, dan di masa mendatang, pemberitahuan keputusan reservasi akan dikirim ke "pemenang".

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas