Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

G7 Akan Sumbang 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Negara Miskin

KTT G-7 di Carbis Bay, Inggris menyepakati akan menyumbangkan 1 miliar dosis vaksin Covid-19 untuk negara-negara miskin di dunia

G7 Akan Sumbang 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Negara Miskin
Niklas HALLE'N / European Commission / AFP
Gambar selebaran yang dirilis oleh Komisi Eropa menunjukkan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson (tengah) dan Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab (dua dari kanan), berpose untuk foto dengan delegasi lain selama pertemuan menteri luar negeri G7 di London pada 5 Mei 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, CARBIS BAY -  Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengharapkan Kelompok Tujuh (G-7) setuju untuk menyumbangkan 1 miliar dosis vaksin Covid-19 untuk negara-negara miskin.

Keputusan ini dicapai selama pertemuan puncaknya yang dimulai pada Kamis (10/6), dan membantu vaksinasi dunia pada akhir tahun depan tahun.

Johnson mengatakan Inggris akan memberikan setidaknya 100 juta dosis kelebihan vaksin ke negara-negara termiskin.

Beberapa jam sebelumnya, Presiden AS Joe Biden berjanji untuk meningkatkan usaha melawan virus corona dengan sumbangan 500 juta suntikan Pfizer.

Johnson telah meminta para pemimpin G7 untuk berkomitmen untuk memvaksinasi seluruh dunia pada akhir tahun 2022, dan mengharapkan kelompok ini menjanjikan 1 miliar dosis selama pertemuan puncak tiga hari di resor tepi laut Inggris, Carbis Bay.

Baca juga: Biden: AS Akan Bagikan 25 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Dunia

“Sebagai hasil dari keberhasilan program vaksin Inggris, kami sekarang berada dalam posisi untuk membagikan sebagian dosis berlebih kami kepada mereka yang membutuhkannya,” kata Johnson pada hari Jumat, menurut kutipan pengumuman yang dirilis oleh kantornya.

"Dengan melakukan itu, kami akan mengambil langkah besar untuk mengalahkan pandemi ini untuk selamanya,” katanya.

Covid-19 telah menewaskan sekitar 3,9 juta orang dan merusak ekonomi global, dengan infeksi dilaporkan di lebih dari 210 negara dan wilayah sejak kasus pertama diidentifikasi di China pada Desember 2019.

Inggris telah memberikan dosis pertama kepada 77 persen populasi orang dewasanya dan Amerika Serikat 64 persen

G-7 mengatakan pandemi hanya akan berakhir setelah semua negara divaksinasi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: hasanah samhudi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas