Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Raja Malaysia Serukan Dimulainya Kembali Parlemen Sesegera Mungkin, Jegal Rencana Perdana Menteri

Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah mengatakan bahwa Parlemen harus berkumpul kembali sesegera mungkin

Raja Malaysia Serukan Dimulainya Kembali Parlemen Sesegera Mungkin, Jegal Rencana Perdana Menteri
Bernama
Raja Malaysia Pimpin Pertemuan Majelis Raja-raja. Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah mengatakan bahwa Parlemen harus berkumpul kembali sesegera mungkin, untuk memungkinkan peraturan darurat dan rencana pemulihan virus corona. 

TRIBUNNEWS.COM - Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah mengatakan pada Rabu (16/6/2021), Parlemen harus berkumpul kembali sesegera mungki untuk memungkinkan peraturan darurat dan rencana pemulihan virus corona.

Dilansir Business Times, pernyataan Raja itu keluar hanya sehari setelah Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan parlemen dapat dibuka kembali paling cepat pada September, jika jumlah rata-rata infeksi virus corona harian turun di bawah 2.000.

Parlemen ditangguhkan sejak Januari 2021 setelah raja mengumumkan keadaan darurat nasional atas saran Muhyiddin.

Pihak oposisi mengatakan langkah itu adalah upaya perdana menteri untuk mempertahankan posisinya sendiri.

Kini, Raja mengatakan, Parlemen memainkan peran penting dalam membahas langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah guna menangani krisis kesehatan dan ekonomi negara yang disebabkan oleh virus corona.

Baca juga: China Sumbang 500 Ribu Dosis CoronaVac ke Malaysia

Baca juga: PM Malaysia Umumkan 4 Fase Pemulihan Nasional, Dimulai dengan Lockdown

Raja Malaysia Pimpin Pertemuan Majelis Raja-raja
Raja Malaysia Pimpin Pertemuan Majelis Raja-raja (Bernama)

Ia juga menekankan perlunya "administrasi pemerintah yang stabil dan aman" yang mampu menangani epidemi secara efektif dan memulihkan ekonomi.

Untuk tujuan ini, pemerintah perlu melonggarkan birokrasi dan mempercepat vaksinasi untuk memastikan negara mencapai kekebalan kelompok sesegera mungkin, karena vaksinasi adalah satu-satunya "strategi keluar" dari epidemi, kata raja.

Pernyataan raja tersebut diyakini sebagai hasil dari audiensi yang dilakukannya dengan para pemimpin politik sepanjang minggu lalu.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Malaysia Masih Tinggi, Tercatat 5.150 Kasus Baru dalam 24 Jam Terakhir

Diberitakan Tribunnews sebelumnya, Raja Malaysia memanggil semua pemimpin partai politik minggu lalu untuk audiensi pribadi.

Ia memberi mereka kesempatan untuk menyampaikan pendapat tentang krisis Covid-19 dan status darurat kontroversial yang masih berlangsung hingga Agustus.

Halaman
1234
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas