Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Olimpiade 2021

Pelatihan Transportasi untuk Pembukaan Olimpiade Jepang Libatkan 140 Bus

Pelatihan itu mengatur lalu lintas di sekitar Aoyama-dori dan Stadion Nasional di pusat Tokyo, dan mengoperasikan lebih dari 140 bus.

Pelatihan Transportasi untuk Pembukaan Olimpiade Jepang Libatkan 140 Bus
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kemacetan jalan tol setiap pagi di Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebanyak 140 bus terlibat dalam pelatihan terkait prosedur transportasi dan bimbingan bagi para atlet dan pihak terkait untuk upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.

Pada upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, para atlet dan ofisial turnamen akan diangkut ke sekitar Stadion Nasional, Desa Olimpiade, dan Gedung Diet dengan pembatasan lalu lintas.

Pelatihan itu mengatur lalu lintas di sekitar Aoyama-dori dan Stadion Nasional di pusat Tokyo, dan mengoperasikan lebih dari 140 bus.

Dari jumlah tersebut, dalam pelatihan pengangkutan atlet menuju upacara pembukaan, ketika 80 bus yang membawa staf yang bertindak sebagai atlet berangkat dari Olympic Village, membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengambil rute yang sama dengan yang sebenarnya dan dekat dengan stadion nasional akhirnya tiba.

Baca juga: Pemerintah Jepang Tinjau Ulang Partisipasi 590.000 Pelajar Sekolah dalam Olimpiade

Kemudian, ketika para atlet turun dari bus, mereka memasuki stadion nasional dengan dipandu oleh staf Panitia Penyelenggara.

Menurut Panitia Penyelenggara, pelatihan pada tanggal 20 Juni ini selesai relatif lancar, dan ingin menginformasikan secara menyeluruh kepada penduduk setempat tentang langkah-langkah pengendalian infeksi di masa depan.

"Upacara pembukaan pertama penting untuk turnamen yang aman. Pada hari acara, kami ingin kelancaran transportasi agar tidak mengganggu masyarakat tetangga," kata Hidemasa Nakamura, Ketua Panitia dan Pusat Operasi Utama.

Filosofi orang Jepang meiwaku shinai you ni (jangan sampai menyusahkan orang lain) tetap berlaku hingga saat ini.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang ) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas