Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Perang Afghanistan

Joe Biden Janji Tak akan Kirim Pasukan Lagi ke Afghanistan, Akhiri Misi pada 31 Agustus

Presiden AS, Joe Biden mengatakan akan menarik pasukan dari Afghanistan pada 31 Agustus dan berjanji tidak akan mengirim siapapun lagi.

Joe Biden Janji Tak akan Kirim Pasukan Lagi ke Afghanistan, Akhiri Misi pada 31 Agustus
Brendan Smialowski / AFP
Presiden AS Joe Biden berbicara tentang panduan CDC terbaru tentang masker untuk orang-orang yang telah divaksinasi penuh selama acara di depan Gedung Putih 27 April 2021, di Washington, DC. 

"Kami tidak pergi ke Afghanistan untuk membangun bangsa."

"Dan itu adalah hak dan tanggung jawab rakyat Afghanistan sendiri untuk memutuskan masa depan mereka dan bagaimana mereka ingin menjalankan negara mereka," tambahnya.

Militan Taliban melakukan serangan atas gedung pengadilan di Afghanistan utara, Kamis (9/4).
Militan Taliban melakukan serangan atas gedung pengadilan di Afghanistan utara, Kamis (9/4). (AP)

Kendati demikian, Biden menegaskan akan terus memberikan bantuan sipil dan kemanusiaan kepada Afghanistan.

Termasuk akan terus membela hak-hak perempuan dan anak perempuan di negara itu.

Tidak hanya pasukan saja yang dipulangkan, Biden juga mendapat tekanan untuk menarik orang-orang penting lainnya.

Diantaranya yakni penerjemah Afghanistan dan orang-orang rentan lainnya.

Dia menawarkan jaminan bahwa mereka yang mau bekerja sama dengan pasukan AS, akan dilindungi Amerika Serikat.

Minggu lalu, pasukan AS keluar dari Pangkalan Udara utamanya di Bagram, Afghanistan tanpa memberi tahu pasukan militer dalam negeri.

Pensiunan Mayor Jenderal James "Spider" Marks pada Kamis lalu mengatakan kepada CNN bahwa penarikan pasukan AS berpotensi melahirkan perang saudara di Afghanistan.

Selain itu menurutnya, dengan Taliban yang makin gencar menguasai negara, Afghanistan sekali lagi "menjadi tempat berkembang biak" terorisme.

Taliban akan membebaskan 20 tahanan pemerintah Afghanistan di kota Kandahar, Afghanistan selatan.
Taliban akan membebaskan 20 tahanan pemerintah Afghanistan di kota Kandahar, Afghanistan selatan. "Hari ini, 20 tahanan dari pemerintahan Kabul akan dibebaskan," ungkap Juru bicara Taliba, Suhail Shaheen di Twitter yang dikutup dari Al Jazeera. Ia menambahkan, kelompok tersebut akan diserahkan kepada perwakilan Komite Palang Merah Internasional. Pengumuman ini mengikuti serangkaian pembebasan tahanan Taliban oleh pemerintah Afghanistan. (Sorin Furcoi/Al Jazeera)

Baca juga: Sebuah Laporan Ungkap Pasukan Afghanistan Rencanakan Serangan Balasan terhadap Taliban

Baca juga: Taliban Segera Presentasikan Rencana Perdamaian ke Pemerintah Afganistan

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas