Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Olimpiade Tokyo

15 dari 15.000 Atlet dan Ofisial Olimpiade Tokyo Jepang Terinfeksi Covid-19, Termasuk Kalangan Pers

Thomas Bach juga meminta masyarakat Jepang untuk memahami digelarnya turnamen Olimpiade.

15 dari 15.000 Atlet dan Ofisial Olimpiade Tokyo Jepang Terinfeksi Covid-19, Termasuk Kalangan Pers
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Ketua IOC (Komite Olahraga Internasional), Thomas Bach. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach mengatakan, dari tanggal 1 hingga 16 Juli 2021, lebih dari 15.000 atlet dan ofisial termasuk pers yang sudah berkunjung ke Jepang.

Dari jumlah tersebut, berdasarkan hasil tes PCR sebanyak 15 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

"Tingkat positifnya adalah 0,1 persen, dan mereka yang ditemukan positif segera dikarantina dan tidak berpengaruh pada orang lain. Saya ingin orang Jepang percaya pada tindakan tersebut," kata Thomas Bach saat konferensi pers, Sabtu (17/7/2021).

Mengenai fakta bahwa ada banyak perbedaan pendapat tentang mengadakan turnamen di Jepang, Bach mengomentari.

"Saya mengerti bahwa ada orang yang skeptis di dunia yang tidak pasti. Yang bisa kita lakukan adalah memulai dialog dan melawan emosi. Ini bukan tentang membiarkan mereka melakukan ini itu. Tetapi hal ini tentang mendapatkan kepercayaan mereka terhadap tindakan corona. Saya berharap jika turnamen ini sukses dan atletnya aktif, oposisi tidak akan radikal," kata Thomas Bach.

Thomas Bach juga meminta masyarakat Jepang untuk memahami turnamen tersebut.

Baca juga: Sosok Pedri, Jimat Kebanggaan Spanyol Amankan Medali Emas di Olimpiade Tokyo 2021

"Saya ingin Anda menyambut hangat dan mendukung para pemain yang telah mengatasi banyak kesulitan seperti Anda dalam bencana corona," haranya.

Pada konferensi pers, Ketua IOC Thomas Bach juga menyerukan penghapusan spanduk yang meniru kata-kata pahlawan yang aktif dalam pengiriman pasukan Jepang, Toyotomi Hideyoshi ke Korea.

Spanduk dipasang di Desa Olimpiade Tokyo sehingga spanduk dapat dilihat di luar. Akhirnya terungkap bahwa itu telah dihapus pada tanggal 17 Juli kemarin.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas