Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Inggris Resmi Cabut Pembatasan Covid-19, Andalkan Tingkat Vaksinasi yang Tinggi

Pemerintah Inggris pada Senin (19/7/2021) resmi mencabut pembatasan Covid-19 dan jarak sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Inggris Resmi Cabut Pembatasan Covid-19, Andalkan Tingkat Vaksinasi yang Tinggi
Hollie Adams / AFP
Foto diambil di luar stasiun kereta Victoria di pusat kota London pada 25 Januari 2021 - Pemerintah Inggris pada Senin (19/7/2021) resmi mencabut pembatasan Covid-19 dan jarak sosial dalam kehidupan sehari-hari. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Inggris pada Senin (19/7/2021) resmi mencabut pembatasan Covid-19 dan jarak sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Dilansir CNA, Perdana Menteri Boris Johnson memutuskan pencabutan pembatasan demi memulai perekonomian Inggris yang sempat lesu sejak lockdown di awal pandemi pada Maret 2020. 

Semua batasan selama Covid-19 ditiadakan mulai Minggu tengah malam waktu Inggris atau Senin pagi waktu Indonesia, bersamaan dengan pencabutan aturan wajib masker dan WFH.

Kini klub malam dapat beroperasi kembali tanpa ada batasan jumlah pengunjung.

Tempat-tempat dalam ruangan lainnya seperti teater dan bioskop juga akan dapat beroperasi dengan kapasitas penuh.

Baca juga: Kaum Muda Inggris Berpesta Sambut “Hari Kebebasan” Kebijakan Covid-19

Baca juga: 89 Mahasiswa Jabar Raih Beasiswa Bahasa Inggris, Siap Songsong Era Industri 4.0

Pangeran William (kanan), Duke of Cambridge, mendengarkan Catherine, Duchess of Cambridge, menjelang pertandingan final sepak bola UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021.
Pangeran William (kanan), Duke of Cambridge, mendengarkan Catherine, Duchess of Cambridge, menjelang pertandingan final sepak bola UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. (JOHN SIBLEY / POOL / AFP)

Kendati demikian, Johnson mengimbau warga Inggris agar tetap waspada dan mendorong untuk segera melakukan vaksinasi.

Saat ini, sekitar dua pertiga orang dewasa di Inggris telah divaksinasi penuh.

Media Inggris menggambarkan pencabutan pembatasan ini sebagai "Freedom Day".

Namun kebijakan ini menuai kritik dari para ilmuwan, yang khawatir setelah angka infeksi harian di Inggris mendekati angka 50.000 kasus, di bawah Indonesia dan Brasil.

Pemerintah Inggris berharap vaksinasi akan membantu melindungi negara, bahkan ketika infeksi melonjak ke tingkat tinggi seperti pada Januari lalu.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas