Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Olimpiade 2021

Dirjen WHO Dukung Olimpiade Tokyo, Sebut Olimpiade Dapat Satukan Dunia untuk Akhiri Pandemi Covid-19

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus telah mendukung Olimpiade Tokyo. Menurutnya Olimpiade dapat menyatukan dunia untuk mengakhiri pandemi Covid-19.

Dirjen WHO Dukung Olimpiade Tokyo, Sebut Olimpiade Dapat Satukan Dunia untuk Akhiri Pandemi Covid-19
Christopher Black / Organisasi Kesehatan Dunia / AFP
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan sambutannya saat konferensi pers pada 12 Februari 2021 di Jenewa. Tedros Adhanom Ghebreyesus telah mendukung Olimpiade Tokyo. Menurutnya Olimpiade dapat menyatukan dunia untuk mengakhiri pandemi Covid-19. 

Pada tahun ini, penyelenggara telah memperkenalkan sejumlah tindakan, yang dirancang bersama dengan WHO, untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 dan memastikan Olimpiade tetap aman dan terjamin.

Namun meningkatnya kasus di seluruh dunia termasuk di Jepang, telah merusak kepercayaan publik, meningkatkan penentangan terhadap acara yang akan berlangsung.

Pada Mei lalu, sebuah petisi online yang menyuarakan agar Olimpiade Tokyo dibatalkan telah mengumpulkan ratusan ribu tanda tangan.

Lebih lanjut, Jepang mencatat 1.387 kasus baru pada hari Selasa, sehingga totalnya sejak pandemi mulai lebih dari 840.000 kasus.

Sekitar 15.055 orang di Jepang telah meninggal karena virus ini dan lebih dari 4,1 juta orang meninggal di seluruh dunia.

Logo Olimpiade Tokyo di taman stadiun olahraga nasional Jepang di Tokyo karya Kengo Kuma.
Logo Olimpiade Tokyo di taman stadiun olahraga nasional Jepang di Tokyo karya Kengo Kuma. (Foto Daily Sports)

Adapun lusinan kasus telah dikaitkan dengan Olimpiade, termasuk sejumlah atlet, yang semakin merusak kepercayaan publik dalam upaya mitigasi virus corona.

"Pandemi adalah ujian. Dan dunia sedang gagal," kata Tedros pada pertemuan IOC.

"Lebih dari empat juta orang telah meninggal dan lebih banyak lagi yang terus meninggal. Sudah tahun ini, jumlah kematian lebih dari dua kali lipat total tahun lalu."

"Dalam waktu yang saya perlukan untuk membuat pernyataan ini, lebih dari 100 orang akan kehilangan nyawa mereka karena COVID-19."

"Dan pada saat api Olimpiade padam pada 8 Agustus, lebih dari 100.000 orang akan binasa," kata Tedros.

Halaman
1234
Penulis: Rica Agustina
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas