Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Rusia Bikin Lagi “Pesawat Kiamat”, Armada Udara Khusus Jika Terjadi Perang Total Nuklir

Jet baru ini nantinya akan menggantikan “pesawat kiamat” Ilyushin Il-80 lama yang kini masih dioperasikan pemerintah Rusia.

Rusia Bikin Lagi “Pesawat Kiamat”, Armada Udara Khusus Jika Terjadi Perang Total Nuklir
RussiaToday/Wikipedia
DOOMSDAY PLANE - Pesawat khusus untuk pusat komando Rusia jika terjadi perang semesta menggunakan senjata nuklir produksi Ilyushin. Pesawat ini dibuat di era Uni Soviet dan kini akan dimodernisasi menggunakan rancangan baru. 

TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW - Rusia mulai mengerjakan versi baru 'pesawat kiamat' (doomsday plane) fenomenal era Uni Soviet.

Ini pesawat yang dirancang menampung para pemimpin tertinggi negara itu dan menjauhkan mereka dari bahaya jika terjadi perang nuklir habis-habisan di lapangan.

Menurut kantor berita RIA Novosti yang dikutp Russia Today, Selasa (27/7/2021), mengutip sumber di industri industri militer, pesawat baru itu akan didasarkan pada Ilyushin Il-96-400M jenis pesawat badan lebar.

Pesawat ini dibuat produsen pesawat Ilyushin yang sangat mapan di negara itu. Pemerintah Rusia dilaporkan akan menerima dua pesawat khusus ini.

Selain menjaga keamanan petinggi negara, pesawat juga bertindak sebagai pos komando jarak jauh, memungkinkan pimpinan untuk mengirim perintah dari langit.

Baca juga: Sukhoi Checkmate, Jet Tempur Siluman Terbaru Rusia Pesaing F-35 Lockheed Martin

Baca juga: Mampu Hancurkan Sasaran Sejauh 350 Km dalam Hitungan Menit, Rudal Rusia Bikin AS Was-was

Jet baru ini nantinya akan menggantikan “pesawat kiamat” Ilyushin Il-80 lama yang kini masih dioperasikan pemerintah Rusia.

Menggunakan teknologi terbaru, pesawat yang baru dibangun akan memiliki jangkauan yang lebih jauh.

Ia memiliki kemampuan mengisi bahan bakar di udara, dan bahkan dapat berkomunikasi dengan kapal selam dalam radius 6.000 km.

Pesawat yang fungsinya sama, dimiliki AS. Pesawat khusus untuk keperluan perang nuklir semesta itu berupa jet Boeing E-4 Advanced Airborne Command Post.

Pesawat ini dirancang untuk menjadi pos komando bergerak yang dapat bertahan untuk presiden dan anggota senior lainnya dari struktur komando AS.

Halaman
12
Editor: Setya Krisna Sumarga
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas