Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

5 Negara Ini Dinilai Mampu Bertahan dari Kehancuran Peradaban Manusia

Sebuah penelitian dari Inggris menyatakan bahwa ada lima negara yang dinilai mampu bertahan dari keruntuhan masyarakat global.

5 Negara Ini Dinilai Mampu Bertahan dari Kehancuran Peradaban Manusia
Instagram/mahendrareddy91
Mount Cook di Selandia Baru - Sebuah penelitian dari Inggris menyatakan bahwa ada lima negara yang dinilai mampu bertahan dari keruntuhan masyarakat global. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah penelitian dari Inggris menyatakan bahwa ada lima negara yang dinilai mampu bertahan dari keruntuhan masyarakat global.

Dilansir The Guardian, lima negara itu diantaranya adalah Selandia Baru, Islandia, Inggris, Tasmania, dan Irlandia. 

Para peneliti menilai peradaban manusia saat ini tengah dalam kondisi berbahaya.

Keruntuhan peradaban, jelas para peneliti, bisa terjadi karena sejumlah faktor.

Diantaranya krisis keuangan parah, krisis iklim, kerusakan alam, pandemi yang lebih buruk dari Covid-19, atau bahkan gabungan dari semua hal ini.

Baca juga: Covid-19 Melonjak, Selandia Baru Minta Warga Negaranya Pulang Tinggalkan Australia

Baca juga: Benarkah Varian Lambda Lebih Menular dari Varian Delta dan Kebal Terhadap Vaksin Sinovac?

Virus corona telah menyebar lagi di Selandia Baru setelah lebih dari 100 hari tanpa penularan lokal.
Virus corona telah menyebar lagi di Selandia Baru setelah lebih dari 100 hari tanpa penularan lokal. (Sky News)

Adapun penilaian ketahanan sebuah wilayah terhadap kondisi seperti ini diukur berdasarkan sejumlah sektor yang ada di dalam suatu negara.

Negara-negara diberi peringkat berdasarkan tingkat produksi pangan dalam negeri, perlindungan perbatasan dari migrasi besar-besaran, kemampuan distribusi listrik, dan kemampuan manufaktur.

Pulau-pulau di wilayah iklim sedang dengan kepadatan penduduk rendah, berada di urutan teratas.

Para peneliti mengatakan, studi ini menyoroti faktor-faktor yang harus ditingkatkan oleh semua negara untuk memperkuat ketahanan.

Mereka mengatakan bahwa masyarakat global yang menetapkan efisiensi ekonomi telah merusak ketahanan.

Halaman
12
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas