Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Malaysia Memanas

Anwar Ibrahim dan Rombongan Oposisi Gagal ke Parlemen karena Dihadang Polisi

Oposisi terus mendesak Perdana Menteri Malaysia, namun Anwar Ibrahim dan rombongannya gagal berkonvoi menuju parlemen Malaysia karena diadang polisi

Anwar Ibrahim dan Rombongan Oposisi Gagal ke Parlemen karena Dihadang Polisi
AFP
Warga Malaysia ambil bagian dalam unjuk rasa anti-pemerintah di Kuala Lumpur pada 31 Juli 2021, meskipun lockdown ketat virus corona Covid-19 membatasi pertemuan dan pertemuan publik. 

Pihak oposisi mengecam penundaan sidang ini dan menganggapnya sebagai suatu yang konyol.

Namun Wakil Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob pada hari Minggu membantah bahwa penundaan itu karena politik. Ia bersikeras itu didasarkan pada data sains dan kesehatan.

Penundaan itu dilihat oleh para kritikus pemerintah sebagai upaya untuk menggagalkan seruan agar Perdana Menteri mengundurkan diri.

Anggota parlemen oposisi menyerukan pemerintah Perikatan Nasional dan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin untuk keluar dari Putrajaya.

Sementara oposisi Mukhriz Mahathir mengklaim bahwa pemerintah hampir tidak bertahan.

Baca juga: Warga Malaysia di Singapura Ajukan Petisi agar Bisa Pulang Tanpa Menjalani Karantina Berbayar

Baca juga: Mahathir Mohamad Sebut 4 Orang Ini Berpotensi Jadi Perdana Menteri Baru Malaysia, Tak Ada Nama Anwar

Ia mengatakan, pemerintah menghentikan persidangan parlemen untuk menghindari mosi tidak percaya.

"Mereka khawatir Muhyiddin akan digulingkan. Mereka khawatir mereka akan kehilangan kekuasaan. Mereka menghentikan kami memasuki Parlemen karena mereka takut kami akan menantang mereka untuk mosi tidak percaya," katanya.

Hari Sabtu (31/7/2021), ratusan pengunjuk rasa berbaris damai di pusat kota Kuala Lumpur pada menuntut pengunduran diri Muhyiddin Yassin.

Jalan-jalan di sekitar Lapangan Merdeka, tempat parade Hari Nasional sering diadakan, ditutup sementara pengunjuk rasa berpakaian hitam turun ke jalan.

Demonstrasi tersebut diorganisir oleh koalisi kelompok pemuda dan masyarakat sipil, yang disebut Sekretariat Solidaritas Rakyat (Sekretariat Solidaritas Rakyat).

Baca juga: Mantan Menteri Zaid Ibrahim Sarankan Pembentukan Pemerintahan Baru untuk Atasi Pandemi di Malaysia

Baca juga: Audiensi Raja Malaysia dengan Pemimpin Partai: Mahathir Serang Muhyiddin, Anwar Tekan Status Darurat

Halaman
123
Editor: hasanah samhudi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas