Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Arahnya Kurang Jelas, SDP Usulkan 8 Strategi Keluar dari Pandemi

Partai Demokrasi Singapura (SDP) sebut penanganan Covid-19 oleh pemerintah arahnya kurang jelas. SDP pun mengusulkan 8 strategi keluar dari pandemi.

Penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Arahnya Kurang Jelas, SDP Usulkan 8 Strategi Keluar dari Pandemi
Kementerian Pendidikan Singapura Via Channel News
Seorang siswi sekolah di Singapura menerima suntikan vaksin Covid-19, Kamis (3/6/2021) Asia) 

TRIBUNNEWS.COM - Partai Demokrasi Singapura (The Singapore Democratic Party-SDP) mengomentari penanganan Covid-19 di negara itu.

Menurut SDP, penanganan Covid-19 oleh pemerintah telah diganggu dengan kurangnya koherensi dan arah yang jelas.

Untuk itu, SDP mengusulkan delapan strategi untuk keluar dari pandemi Covid-19 yang selama sepekan terakhir melonjak, Selasa (28/9/2021).

Strategi tersebut dibuat dengan harapan dapat memiliki pendekatan yang berbeda dalam hal pengujian (tes Covid-19), penerbitan laporan tentang klaster, dan penerapan batasan.

Adapun satu di antara strategi yang diusulkan SDP yaitu penghentian tes Covid-19 bagi orang yang sudah divakasinasi dan yang tidak menunjukkan gejala, dalam kasus di luar pelacakan kontak.

Baca juga: KSAL Tinjau Vaksinasi Covid-19 Untuk Persiapan PTM di Ponpes Kempek dan Buntet Cirebon

Dengan begitu sumber daya akan terkonsentrasi pada mereka yang paling membutuhkan pananganan, kata SDP.

"Ini akan membantu memastikan bahwa sumber daya terkonsentrasi pada mereka yang paling membutuhkan, seperti orang tua dan rentan yang benar-benar terinfeksi," kata SDP sebagaimana dilansir CNA.

Strategi tersebut disusun panel kesehatan partai oposisi, yang terdiri dari 10 anggota termasuk ahli penyakit menular Paul Tambyah, presiden Masyarakat Mikrobiologi dan Infeksi Klinis Asia Pasifik.

Anggota lainnya termasuk psikiater dr Ang Yong Guan, dokter umum dr Tan Lip Hong, dr Toh Beng Chye dan dr Leong Yan Hoi, serta ahli bedah umum dr Cheng Shin Chuen.

Lebih lanjut, saat ini warga Singapura dites Covid-19 ketika mereka mengunjungi dokter dengan gejala infeksi saluran pernapasan akut seperti flu, demam, dan batuk, terlepas dari status vaksinasi.

Baca juga: Kasus Covid-19 di AS dan Singapura Melonjak, Rumah Sakit Mulai Kewalahan Tangani Pasien

Halaman
1234
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas