Tribun

China Vs Amerika

Presiden Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping Setuju Mematuhi Perjanjian Taiwan

Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping setuju untuk mematuhi perjanjian Taiwan, di tengah meningkatkan hubungan China-Taiwan

Editor: hasanah samhudi
Presiden Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping Setuju Mematuhi Perjanjian Taiwan
AFP
Presiden AS Joe Biden berbicara singkat kepada wartawan tentang undang-undang Build Back Better dan Taiwan setelah kembali ke Gedung Putih pada 05 Oktober 2021 di Washington, DC. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Presiden AS Joe Biden mengatakan pada Selasa (5 Oktober) bahwa ia telah berbicara dengan Presiden China Xi Jinping tentang Taiwan.

Biden dan Xi setuju untuk mematuhi perjanjian Taiwan, karena ketegangan meningkat antara China-Taiwan.

"Saya sudah berbicara dengan Xi tentang Taiwan. Kami setuju ... kami akan mematuhi perjanjian Taiwan," kata Biden, seperti dilansir dari Channel News Asia.

"Kami menjelaskan bahwa saya tidak berpikir dia harus melakukan apa pun selain mematuhi perjanjian," tambahnya.

Biden tampaknya merujuk pada "kebijakan satu-China" yang dipegang Washington, yang secara resmi mengakui Beijing daripada Taipei.

Baca juga: China Mengirim 56 Pesawat Tempur ke Zona Pertahanan Taiwan, Analis: Pertempuran Tak Mungkin Terjadi

Baca juga: Taiwan Minta Bergabung dengan Kemitraan Trans-Pasifik

Selain itu, ia juga merujuk pada Undang-Undang Hubungan Taiwan, yang menekankan bahwa keputusan AS membangun diplomatik dengan China, bukannya dengan Taiwan, tertumpu pada harapan bahwa masa depan Taiwan ditentukan dengan cara damai.

Biden mengungkapkan hal ini di Gedung Putih, di tengah meningkatkan ketegangan antara China dan Taiwan.

Biden juga tampaknya merujuk pada pembicaraan via telepon selama 90 menit yang dia lakukan dengan Xi pada 9 September.

Itu adalah pembicaraan pertama Biden dan Xi dalam tujuh bulan, di mana mereka membahas perlunya memastikan bahwa persaingan antara dua ekonomi terbesar dunia tidak mengarah ke konflik.

China mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, yang harus diambil secara paksa jika perlu.

Baca juga: Tolak Kesepakatan Perdagangan, China Kirim 24 Pesawat Tempur ke Taiwan

Baca juga: Taiwan Murka, China Kembali Kirim Pesawat Tempur dan Pembom ke Zona Pertahanan

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas