Tribun

China Vs Amerika

Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping Bertemu Secara Virtual Sebelum Akhir Tahun

Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping akan melakukan pertemuan virtual sebelum akhir tahun, yang diperkirakan untuk meredakan ketegangan

Editor: hasanah samhudi
Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping Bertemu Secara Virtual Sebelum Akhir Tahun
AFP
Presiden China Xi Jinping (kiri) dan Presiden AS Joe Biden 

Beijing, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, telah meningkatkan kegiatan lintas selat tahun ini, dengan jumlah insiden yang tercatat di jalurnya menjadi dua kali lipat dari tahun 2020.

Washington mengutuk tindakan militer Beijing baru-baru ini di zona pertahanan udara Taiwan sebagai "provokatif" dan destabilisasi".

AS mendesak pihak berwenang China untuk menghentikan tekanan dan paksaan militer, diplomatik, dan ekonomi terhadap Taiwan.

Gedung Putih mengeluarkan pernyataan bahwa Taiwan adalah satu dari beberapa poin diskusi dalam pertemuan pada hari Rabu (6/10/2021) antara Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan dan Yang Jiechi, diplomat top China, di Swiss.

Pernyataan itu menyebutkan Sullivan mengemukakan sejumlah area di mana AS memiliki kekhawatiran tentang perilaku China, termasuk Taiwan, Laut China Selatan, Hong Kong, Xinjiang, dan hak asasi manusia.

Baca juga: Gedung Putih Sebut Pertimbangkan Pembicaraan Presiden Joe Biden dan Presiden Cina Xi Jinping

Baca juga: Presiden China Xi Jinping Akhirnya Beri Selamat pada Joe Biden sebagai Presiden Terpilih AS

"Sullivan juga mengangkat area di mana Amerika Serikat dan Cina memiliki kepentingan untuk bekerja sama untuk mengatasi tantangan transnasional yang vital, dan cara untuk mengelola risiko dalam hubungan kita,” katanya.

Ketegangan antara kedua negara meningkat  atas sikap agresif China terhadap Taiwan, keputusan AS untuk menjual kapal selam nuklir ke Australia, sengketa perdagangan, dan lainnya

Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan kepada wartawan pada Rabu sore bahwa "kesepakatan untuk melanjutkan dialog pada tingkat yang sangat tinggi" telah tercapai.

“Jadi apa yang telah kami katakan dan kami terus yakini adalah bahwa keterlibatan tingkat pemimpin adalah bagian penting dari upaya kami untuk mengelola persaingan dengan China secara bertanggung jawab, terutama mengingat penggabungan kekuatan dalam kepemimpinan China,” katanya.

“Kami masih mengerjakan seperti apa, kapan, dan tentu saja detail akhir, jadi kami belum memilikinya,” katanya.

Baca juga: Presiden China Xi Jinping Minta Pasukan Fokus Persiapan Perang

Baca juga: Gedung Putih: Presiden Xi Angkat Kasus Eksekutif Huawei, Biden Balas Tentang Dua Warga Kanada

Halaman
123
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas