Tribun

Virus Corona

TANYA JAWAB Seputar Covid-19 AY.4.2, Mutasi Baru dari Varian Delta, Sedang Diselidiki di Inggris

Mutasi varian delta yang baru ditemukan dan sedang diselidiki di Inggris. AY.4.2 dikhawatirkan lebih menular, tetapi masih banyak yang belum diketahui

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Wahyu Gilang Putranto
TANYA JAWAB Seputar Covid-19 AY.4.2, Mutasi Baru dari Varian Delta, Sedang Diselidiki di Inggris
Freepik
Covid-19 AY.4.2. Mutasi varian delta yang baru ditemukan dan sedang diselidiki di Inggris. AY.4.2 dikhawatirkan lebih menular, tetapi masih banyak yang belum diketahui 

Mutasi yang pertama kali ditemukan yaitu varian alpha (pertama diurutkan di Inggris) yang kemudian menyebar secara global sebelum diambil alih oleh varian delta yang lebih menular yang pertama kali ditemukan di India.

Varian delta, yang masuk "variant of concern" oleh Organisasi Kesehatan Dunia pada Mei, tetap menjadi varian dominan secara global.

Tapi Jumat (15/10/2021) lalu, Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengeluarkan laporan yang menyebut "AY.4.2, keturunan baru varian delta tercatat berkembang di Inggris."

Badan tersebut mengatakan sedang memantau subtipe itu, yang mencakup mutasi pada protein lonjakan (A222V dan Y145H) yang digunakan virus corona untuk memasuki sel kita.

Mengapa AY.4.2 Diawasi?

AY.4.2 sedang diidentifikasi di tengah peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Inggris.

Beberapa memprediksi varian ini bisa menjadi faktor yang mempengaruhi krisis kesehatan di Inggris.

"Sublineage ini saat ini meningkat frekuensinya," kata Badan Keamanan Kesehatan Inggris pekan lalu.

Badan itu menekankan bahwa pada minggu yang dimulai 27 September 2021 (minggu terakhir dengan data pengurutan lengkap), sublineage ini menyumbang sekitar 6 persen dari semua urutan yang dihasilkan.

"Perkiraan ini mungkin tidak tepat ... Penilaian lebih lanjut sedang berlangsung," tulis laporan.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas