Tribun

Kudeta di Sudan: Sedikitnya 7 Demonstran Tewas, 140 Lainnya Terluka

Sedikitnya 7 orang tewas dan 140 lainnya terluka dalam aksi unjuk rasa menentang pengambilalihan militer Sudan.

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Kudeta di Sudan: Sedikitnya 7 Demonstran Tewas, 140 Lainnya Terluka
AFP
Pengunjuk rasa Sudan mengibarkan bendera nasional - Sedikitnya 7 orang demonstran tewas dan 140 lainnya terluka dalam unjuk rasa menentang pengambilalihan militer. 

“Apa yang dialami negara saat ini merupakan ancaman dan bahaya nyata bagi impian para pemuda dan harapan bangsa,” kata Al-Burhan.

Sudan memprotes kudeta militer.
Sudan memprotes kudeta militer yang menggulingkan transisi ke pemerintahan sipil, pada 25 Oktober 2021 di distrik al-Shajara di Khartoum selatan.

Pemerintah Amerika Serikat, Inggris, dan Norwegia pada Senin malam mengeluarkan pernyataan yang mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang situasi tersebut.

Mereka mengecam penangguhan lembaga-lembaga demokrasi dan menyerukan pembebasan mereka yang ditangkap.

"Tindakan militer merupakan pengkhianatan terhadap revolusi, transisi, dan permintaan sah rakyat Sudan untuk perdamaian, keadilan, dan pembangunan ekonomi," kata negara-negara yang disebut Troika.

Pasukan Kebebasan dan Perubahan, koalisi oposisi utama Sudan, menyerukan pembangkangan sipil dan protes di seluruh negeri.

Mereka menuntut agar dewan militer transisi mengembalikan kekuasaan ke pemerintah sipil.

Hala al-Karib, seorang aktivis Sudan untuk hak-hak perempuan di Tanduk Afrika, mengatakan Sudan sedang melalui saat-saat yang sangat suram dalam sejarahnya karena berdiri di "persimpangan jalan".

Dia meminta masyarakat internasional untuk menekan militer agar menghormati Konstitusi dan kesepakatan dengan dewan sipil.

“Militer telah mencemarkan kesepakatannya dengan pemerintah sipil dengan menahan perdana menteri dan beberapa menteri kabinet,” kata al-Karib.

“Orang-orang Sudan tidak tahu apakah mereka aman atau tidak," imbuhnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas