Tribun

Virus Corona

WHO: Efektivitas Vaksin Covid-19 Terhadap Varian Delta Hanya 40 Persen

WHO menyebut efektivitas vaksin Covid-19 dalam mencegah varian Delta hanya 40 persen. Masyarakat tetap harus mengambil tindakan pencegahan.

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
WHO: Efektivitas Vaksin Covid-19 Terhadap Varian Delta Hanya 40 Persen
ISTIMEWA
BIN Daerah Jawa Timur sasar Lansia secara door to door, genjot vaksinasi Covid-19 di Ponorogo - WHO sebut efektivitas vaksin Covid-19 untuk varian Delta hanya 40 persen. 

TRIBUNNEWS.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut efektivitas vaksin Covid-19 dalam mengurangi penularan varian Delta hanya sebesar 40 persen.

WHO memperingatkan bahwa suntikan vaksin tidak membuat seseorang 100 persen aman dari infeksi virus corona.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan banyak orang yang salah mengira bahwa jika sudah mendapatkan suntikan vaksin itu berarti mereka tidak perlu lagi mengambil tindakan pencegahan lainnya.

Orang yang divaksinasi penuh tetap harus mengikuti langkah-langkah untuk menghindari tertular virus dan menularkannya.

Baca juga: Penelitian: Kemanjuran Vaksin Sinovac Turun Menjadi 28% dalam 3-5 Bulan

Baca juga: 4,3 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di Tanah Air sebagai Tahap ke-129

Tedros menjelaskan Delta merupakan varian yang memiliki tingkat penularan tinggi, oleh karenanya vaksin tidak seefektif melawan penularan.

"Kami prihatin dengan rasa aman 'palsu' bahwa vaksin telah mengakhiri pandemi dan orang-orang yang divaksinasi tidak perlu mengambil tindakan pencegahan lainnya," kata Tedros, seperti dilansir CNA.

"Vaksin menyelamatkan nyawa tetapi tidak sepenuhnya mencegah penularan.

"Data menunjukkan bahwa sebelum kedatangan varian Delta, vaksin mengurangi penularan sekitar 60 persen. Dengan Delta, itu turun menjadi sekitar 40 persen," imbuhnya.

Saat ini, varian Delta yang lebih menular sangat dominan di seluruh dunia.

"Jika Anda divaksinasi, Anda memiliki risiko penyakit parah dan kematian yang jauh lebih rendah, tetapi Anda masih berisiko terinfeksi dan menulari orang lain."

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di

Wiki Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas