Tribun

Virus Corona

Pimpin Pertemuan COVAX AMC-EG, Menlu Retno Dorong Percepatan Vaksinasi Global dan Antisipasi Omicron

Menlu Retno menekankan kembali pentingnya percepatan vaksinasi global untuk dapat memenuhi target WHO.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Dewi Agustina
Pimpin Pertemuan COVAX AMC-EG, Menlu Retno Dorong Percepatan Vaksinasi Global dan Antisipasi Omicron
Justin TALLIS / AFP
Gambar ilustrasi yang diambil di London pada 2 Desember 2021 menunjukkan empat jarum suntik dan layar bertuliskan 'Omicron', nama varian baru covid 19, dan ilustrasi virus. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi, memimpin pertemuan virtual COVAX Advance Market Commitment Engagement Group (AMC EG) ke-7 bersama Menkes Ethiopia, Lia Tadesse, dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Harjit Sajjan, Senin (6/12/2021).

Dalam sambutannya, Menlu Retno menekankan kembali pentingnya percepatan vaksinasi global untuk dapat memenuhi target WHO.

"Kita hanya memiliki kurang dari empat minggu hingga akhir tahun, dan saat ini kita menghadapi varian baru, Omicron," kata Menlu RI saat rapat tersebut.

"Hal ini mengingatkan kita tentang bahayanya menunda kesetaraan vaksin, dan pentingnya peningkatan upaya untuk segera mewujudkan kesetaraan vaksin bagi semua," lanjutnya.

Dalam pertemuan terakhir COVAX AMC EG di tahun 2021 ini Menlu RI memimpin 2 sesi pertemuan yang membahas perkembangan varian Omicron, dan capaian serta tantangan yang dihadapi COVAX dalam satu tahun terakhir.

Terkait perkembangan Omicron, perwakilan dari WHO menyampaikan bahwa varian baru ini dilaporkan telah terdeteksi di 45 negara.

Baca juga: Tanggapi Kegagalan Covax, Menlu Jepang Koordinasi dengan WHO, UNICEF & Organisasi Internasional Lain

Meski sebagian besar kasus berasal dari mereka yang kembali dari perjalanan, terdapat beberapa negara juga yang mengalami transmisi lokal dan mulai terbentuknya cluster lokal.

Hingga saat ini WHO belum menerima laporan tentang adanya kasus kematian akibat varian Omicron.

Namun, dari data yang ada saat ini masih belum bisa disimpulkan apakah varian Omicron lebih menular atau membawa dampak lebih parah dari varian Delta.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas