Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Eks Petempur Asing Kuak Korupsi dan Pencurian Senjata di Perang Ukraina

Sejumlah eks petempur asing membeberkan kenyataan di tengah perang Ukraina. Korupsi merajalela dan pencurian senjata ke pasar gelap.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Setya Krisna Sumarga
zoom-in Eks Petempur Asing Kuak Korupsi dan Pencurian Senjata di Perang Ukraina
CNN
Pengadilan pro-Rusia memvonis hukuman mati terhadap tiga pejuang asing setelah dituduh menjadi tentara bayaran untuk Ukraina. 

Isinya terdiri 84 senapan serbu M4, 12 senapan SCAR-H 7.62, beberapa rudal antitank Javelin, dan senapan mesin M240B, serta amunisi.

Di sepanjang jalan yang penuh pos pemeriksaan, dua truk menghilang. Relawan Inggris mengira perwira Ukraina berada di balik skema kriminal tersebut.

Josef adalah salah satu dari sedikit petempur asing yang selamat setelah serangan Rusia di tempat latihan di dekat Lviv yang terjadi beberapa bulan lalu.

“Kami tidak mengerti apa-apa, kecuali Kiev akan jatuh – kekacauan total, kami menunggu bentrokan dengan pasukan lintas udara Putin kapan saja. Setelah itu, roket lain terbang masuk, menghantam lokasi tentara Ukraina, banyak yang tewas,” katanya.

Saat para dokter membalut lukanya, penjarahan merajalela. Ada banyak unsur kriminal di legiun asing, perampokan ini berlangsung berbulan-bulan.

Ternyata, banyak yang datang untuk menjarah, dan bukan untuk membantu Ukraina, mereka kemudian melarikan diri.

SouthFront secara rutin dalam beberapa bulan terakhir menerbitkan ikhtisar wawancara dengan tentara bayaran asing yang kembali dari Ukraina.

Rekomendasi Untuk Anda

Termasuk kesaksian anggota milisi no-Nazi Ukraina Batalyon Azov, yang tertangkap.(Tribunnews.com/Southfront/xna)

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas