Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Aksi Protes Pecah di Amerika Serikat, Dipicu Beredarnya Video Pembunuhan Warga Kulit Hitam

Dikutip dari laman NPR, Minggu (29/1/2023), aksi protes di beberapa kota menyebabkan dipanggilnya pasukan Garda Nasional.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Aksi Protes Pecah di Amerika Serikat, Dipicu Beredarnya Video Pembunuhan Warga Kulit Hitam
MaxPixel's contributors
Ilustrasi Bendera Amerika Serikat. Aksi protes pecah di berbagai penjuru Amerika Serikat (AS) setelah rilis rekaman video terkait pembunuhan Tyre Nichols tersebar pada Jumat lalu. 

Tyre Nichols diketahui kini telah tewas. Dia adalah warga kulit hitam setempat berusia 29 tahun.

Sementara, kelima polisi telah didakwa atas kasus pembunuhan setelah memukuli Tyre Nichols awal bulan ini.

Salah satu klip video menunjukkan petugas polisi menyeret Tyre Nichols dari kursi pengemudi mobilnya.

Di situ, terdengat Nichols berteriak, "Sial, saya tidak melakukan apa-apa... saya hanya mencoba pulang".

Petugas lalu memaksanya dan sempat menyemprot wajahnya dengan semprotan merica.

Nichols kemudian melepaskan diri, bangkit berdiri dan berlari cepat ke jalan dengan petugas mengejarnya.

Setidaknya satu petugas menembakkan senjata bius ke arahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagaimana dikutip dari Reuters, video terpisah menunjukkan perjuangan selanjutnya setelah petugas mengejar Nichols lagi, dan memukulinya.

Dua petugas terlihat menahannya saat petugas ketiga menendangnya dan polisi keempat memberikan pukulan dengan apa yang tampak seperti tongkat sebelum yang lain meninju Nichols.

Nichols terdengar berulang kali berteriak, "Bu! Bu!" saat dia berjuang melepaskan diri dari petugas.

Ibunya mengatakan putranya hanya berjarak sekitar 80 meter dari rumah ketika dia dipukuli.

Sebuah tandu terlihat tiba 19 menit setelah petugas medis darurat pertama tiba di lokasi.

Empat video yang sangat dinantikan dari kamera yang dikenakan di tubuh polisi dan kamera yang dipasang di tiang listrik diposting secara online sehari setelah petugas didakwa melakukan pembunuhan tingkat dua, penyerangan, penculikan, pelanggaran, dan penindasan resmi.

Para petugas yang semuanya berkulit hitam juga, telah diberhentikan dari departemen kepolisian pada Sabtu (21/1/2023), menyusul konfrontasi mereka pada 7 Januari dengan Nichols setelah menariknya.

Tyre Nichols meninggal karena luka-lukanya.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas