Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemimpin Grup Wagner, Yevgeny Prigozhin Dikabarkan Tewas dalam Insiden Pesawat Jatuh

Yevgeny Prigozhin dikabarkan tewas dalam insiden pesawat jatuh pada Rabu (23/8/2023) waktu setempat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pemimpin Grup Wagner, Yevgeny Prigozhin Dikabarkan Tewas dalam Insiden Pesawat Jatuh
Vladimir Zhabrikov / URA.RU / TASS
Pendiri Wagner, Yevgeny Prigozhin - Yevgeny Prigozhin dikabarkan tewas dalam insiden pesawat jatuh pada Rabu (23/8/2023) waktu setempat. 

TRIBUNNEWS.COM - Pimpinan Grup Wagner, Yevgeny Prigozhin masuk dalam daftar penumpang dari pesawat yang jatuh di Rusia sehingga mengakibatkan 10 orang meninggal dunia.

Kabar ini disampaikan ole Otoritas Penerbangan Sipil Rusia.

Dikutip dari BBC, pesawat pribadi yang ditumpangi Grup Wagner ditembak oleh pertahanan udara Rusia.

Akibatnya, berdasarkan grup Telegram Grey Zone, Prigozhin tewas 'akibat aksinya sebagai pengkhianat Rusia'.

Adapun insiden kecelakaan tersebut terjadi di barat laut ibu kota Rusia, Moskow pada Rabu (23/8/2023) waktu setempat.

Sebagai informasi, pada hari yang sama, jenderal senior Rusia Sergei Surovikin juga dikabarkan dipecat sebagai Kepala Angkatan Udara Rusia.

Baca juga: Yevgeny Prigozhin: Wagner Perluas Pengaruh Rusia, Bantu Afrika Semakin Bebas

Pesawat yang ditumpangi Prigozhin yaitu berjenis Embraer-135 terbang dari Moskow menuju St Petersburg.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain Prigozhin ada tujuh penumpang dan tiga kru pesawat yang turut menjadi korban menurut informasi dari otoritas penerbangan Rusia Rosaviatsia.

Tak hanya Prigozhin, pemimpin senior Grup Wagner Dmitry Utkin disebut juga menjadi salah satu penumpang di pesawat tersebut.

Pesawat pun dikabarkan jatuh di dekat desa Kuzhenkino di perbatasan antara Moskow dan St Petersburg.

Ada laporan yang menyebut bahwa tubuh Prigozhin ditemukan dan telah berhasil teridentifikasi.

Namun, informasi tersebut belum dapat dikonfirmasi secara resmi.

Sementara menurut media pemerintah Rusia, Interfax, seluruh jasad korban sudah berhasil dievakuasi.

Kanal Telegram, Grey Zone mengatakan penduduk lokal mendengar dua kali ledakan sebelum insiden kecelakaan terjadi dan melihat dua kepulan asap.

Media Rusia lain, Tass juga menuliskan adanya pesawat yang terbakar akibat menghantam daratan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas