Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Populer Internasional: 40 Rudal Ditembakkan dari Lebanon Selatan - Warga Israel Dilanda Panic Buying

Konflik Palestina vs Israel masih menjadi sekumpulan berita populer di kanal Tribunnews.com belakangan in, 40 rudal ditembakkan Hizbullah

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Populer Internasional: 40 Rudal Ditembakkan dari Lebanon Selatan - Warga Israel Dilanda Panic Buying
X
Cuplikan video memperlihatkan beberapa warga Israel yang ikut demo di jalan Namir, Tel Aviv, bergelimpangan di jalan setelah ditabrak oleh seorang pengemudi di tengah memanasnya demonstrasi yang menuntut Netanyahu mundur, Sabtu (6/4/2024) malam. 

TRIBUNNEWS.COM - Konflik Palestina vs Israel masih menjadi sekumpulan berita populer di kanal Tribunnews.com belakangan ini.

Dalam sehari terakhir, populer internasional menghasilkan rencana pembalasan serangan Iran kepada Israel.

Jenderal bintang dua Iran, Mayjen Mohammad Bagheri menegaskan, negaranya yang akan menentukan metode pembalasan tersebut.

Dengan lantang ia menuturkan, musuh (Israel) akan menyesali tindakannya.

Kemudian berita selanjutnya adalah menjadi pekerjaan rumah pejuang Hamas.

Selain menghadapi pasukan Israel, ternyata Hamas memiliki masalah baru menghadapi pasukan intelijen.

Populer berikutnya adalah 40 rudal ditembakkan dari Lebanon selatan menuju Galilea dan Golan, wilayah Suriah yang diduduki Israel.

Rekomendasi Untuk Anda

Serangan tersebut merupakan gerakan perlawanan Lebanon dari Hizbullah.

Hingga berita populer yang mengabarkan, warga Israel dilanda panic buying.

Panic buying terjadi setelah Iran mengancam akan membombardir wilayah pertokohan Israel sebagai serangan balasan.

Berikut ini berita populer internasional yang telah dirangkum Tribunnews:

Baca juga: Besok DK PBB Gelar Sidang untuk Putuskan Keanggotaan Penuh Palestina, AS: Minta Restu Israel Dulu

1. Jenderal Iran Tentukan Metode Balasan

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Bagheri, mengatakan kalau negaranya lah yang akan menentukan metode pembalasan terhadap Israel pasca-pengeboman konsulat Iran di Damaskus, Suriah, Senin (1/4/2024).

Atas serangannya ke konsulat Iran, Israel, menurut beberapa laporan, menyatakan kalau negara pendudukan itu telah melakukan persiapan menghadapi serangan Iran.

Saat menghadiri pemakaman Brigadir Jenderal Mohammad Reza Zahedi yang diadakan di Isfahan, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mohammad Bagheri pada Sabtu (6/4/2024) menyatakan, “musuh akan menyesali tindakannya, dan kamilah yang menentukan metode pembalasan.”

Bagheri menekankan kalau Israel tahu bahwa negara pendudukan tersebut tidak akan bertahan lama, dan hampir hancur.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas