Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tak Terbukti, Trump-Vance Tetap 'Jualan' Migran Haiti Makan Daging Anjing dan Kucing 

Calon Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance tetap menjual isu migran Haiti memakan daging peliharaan dalam kampanyenya di Springfield, Ohio.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Tak Terbukti, Trump-Vance Tetap 'Jualan' Migran Haiti Makan Daging Anjing dan Kucing 
Kolase Tribunnews/AFP/X
Donald Trump dan JD Vance 

TRIBUNNEWS.COM -- Calon Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance tetap 'menjual' isu migran Haiti memakan daging peliharaan dalam kampanyenya di Springfield, Ohio.

Isu migran memakan hewan piaraan ini diungkapkan oleh Vance, sebagai alasan untuk meningkatkan pengawasan terhadap masuknya warga asing ke AS secara ilegal.

Dikutip dari NPR, pernyataan dari cawapresnya Donald Trump tersebut tidak didukung dengan bukti.

Baca juga: Percobaan Pembunuhan Donald Trump Terjadi Lagi, Kali Ini Pelakunya Pendukung Ukraina

Meski demikian sang Capres Trump juga mendukung dan ikut menggaungkan isu tersebut.

Dalam wawancara dengan CNN, senator asal Ohio itu mengatakan bukti yang adalah adalah laporan dari konstituennya langsung ke dirinya.

Cawapres Partai Republik ini pun kemudian membela penyebaran cerita yang oleh publik disebut hoaks.

"Media Amerika sama sekali mengabaikan hal ini hingga Donald Trump dan saya mulai berbicara tentang meme kucing," kata Vance.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jika saya harus membuat cerita agar media Amerika benar-benar memperhatikan penderitaan rakyat Amerika, maka itulah yang akan saya lakukan," tambah Vance.

Ia juga mengkritik media-media di AS yang menurutnya tidak cukup memperhatikan imigrasi yang tidak terkendali dan dampaknya terhadap kota-kota kecil.

Vance mengatakan, Springfield, yang memiliki sekitar 60.000 penduduk, telah menerima sekitar 15.000-20.000 migran dalam empat tahun terakhir, banyak dari mereka dari Haiti.

Namun sejak klaim ini dibuat oleh Trump dan Vance, kota Ohio tersebut mengatakan telah menerima banyak ancaman bom.

Pada hari Jumat, Trump mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers di California bahwa ia akan mendeportasi migran Haiti di Springfield — serta di Aurora, Colo.

Baca juga: Kamala Harris Sebut Putin Akan Ganyang Trump untuk Makan Siang, Rusia Gusar: Kami Tak Suka

Menurutnya, wilayah tersebut telah dikuasai oleh geng-geng Venezuela. Akan tetapi pernyataan tersebut dibantah oleh polisi setempat. Polisi mengatakan pernyataan Trumsebagai hiperbola.

"Kita akan melakukan deportasi terbesar dalam sejarah negara kita," kata calon presiden dari Partai Republik itu.

"Dan kita akan mulai dengan Springfield dan Aurora."

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas