Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemerintah AS Memaksa Google untuk Menjual Chrome, Google Membantah Menjalankan Praktik Monopoli

Dalam upaya memerangi praktik monopoli yang dituduhkan dilakukan oleh raksasa teknologi tersebut, pemerintah AS meminta pengadilan untuk paksa Google

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Pemerintah AS Memaksa Google untuk Menjual Chrome, Google Membantah Menjalankan Praktik Monopoli
How to Geek
Google mendesak para pengguna setianya agar segera melakukan pembaruan browser guna menghindari dari resiko perentasan data. 

Dalam pengajuan Oktober yang mendokumentasikan proposal awal, disebutkan bahwa perusahaan akan mempertimbangkan untuk memecah Google.

Solusi potensial "yang akan mencegah Google menggunakan produk seperti Chrome, Play [toko aplikasinya], dan Android untuk mendapatkan keuntungan dari pencarian Google dan produk terkait pencarian Google" merupakan salah satu pertimbangannya, katanya saat itu.

'Terpecah'


Google sebelumnya membantah menjalankan monopoli dalam pencarian daring.

Menanggapi pengajuan DOJ pada bulan Oktober, Google mengatakan "memisahkan" bagian-bagian bisnisnya seperti Chrome atau Android akan "menghancurkan mereka".

"Memutuskan hubungan dengan mereka akan mengubah model bisnis mereka, meningkatkan biaya perangkat, dan melemahkan Android dan Google Play dalam persaingan ketat mereka dengan iPhone dan App Store milik Apple," kata perusahaan itu.

Dikatakan juga bahwa hal itu akan mempersulit upaya menjaga keamanan Chrome.

Rekomendasi Untuk Anda

Apa arti putusan monopoli Google bagi Anda?
Pendapatan dari bisnis pencarian dan periklanan Google naik 10% menjadi $65,9 miliar, menurut hasil kuartalan terbaru perusahaan .

Kepala eksekutif Sundar Pichai mengatakan alat pencarian AI milik perusahaan kini diakses oleh jutaan pengguna.

Para investor telah mencermati harga saham Google pada hari Selasa, menyusul laporan mengenai solusi yang diusulkan DOJ.

SUMBER: alarabiya, BBC

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas