Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Populer Internasional: Rezim al-Assad Tumbang - Sepak Terjang Bos Pemberontak Suriah Eks Al Qaeda

Konflik Suriah dan jatuhnya rezim Bashar al-Assad mendominasi berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Populer Internasional: Rezim al-Assad Tumbang - Sepak Terjang Bos Pemberontak Suriah Eks Al Qaeda
Kolase Tribunnews
Konflik Suriah dan jatuhnya rezim Bashar al-Assad mendominasi berita populer internasional dalam 24 jam terakhir. 

Sebagai pemimpin Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang berakar pada cabang al-Qaeda di Suriah, Golani mengatakan tujuan serangannya adalah untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

"Ketika kita berbicara tentang tujuan, tujuan revolusi tetaplah menggulingkan rezim ini. Merupakan hak kami untuk menggunakan semua cara yang tersedia untuk mencapai tujuan itu," kata Golani kepada CNN dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada hari Jumat (6/12/2024).

BACA SELENGKAPNYA >>>

3. Profil Asma Al Assad, Istri Presiden Suriah yang Dikabarkan Kabur ke Rusia Bersama Anak-anaknya

Dunia pernah terpikat dengan Asma Al Assad.

Kecantikan  wanita asal Inggris ini dipuji di Timur Tengah setelah menikahi Presiden Suriah Bashar Al-Assad.

Namun kemudian dia dibenci setelah muncul perang saudara di Suriah 14 tahun lalu.

Dia pernah digambarkan sebagai "mawar di padang pasir", inti dari lingkaran gelap presiden Bashar al-Assad.

Rekomendasi Untuk Anda

Dan kini Asma Al Assad kembali jadi sorotan.

Wall Street Journal, Minggu (8/12/2024) melaporkan Asma al-Assad  melarikan diri bersama ketiga anak mereka ke Rusia, mengutip keterangan pejabat keamanan Suriah dan pejabat Arab yang tidak disebutkan namanya.

Kedua saudara iparnya juga dilaporkan telah meninggalkan Suriah menuju Uni Emirat Arab.

Baca juga: Dapat Suaka Politik, Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan Keluarganya Kabur ke Rusia

BACA SELENGKAPNYA >>>

4. Akar Masalah Perang di Suriah: Rusia-Iran Vs AS-Israel? Pemerintah Vs Oposisi Bersenjata

Perang di Suriah kembali berkecamuk setelah serangan cepat pemberontak Suriah dimulai pada tanggal 27 November 2024 pekan lalu.

Serangan itu dipimpin oleh kelompok Sunni Islamis Hay'at Tahrir al-Sham dan didukung oleh faksi-faksi oposisi lainnya, termasuk Tentara Nasional Suriah yang didukung Turki. 

Sejak saat itu pemerintah telah mengalami serangkaian kekalahan besar.

Sejumlah kota direbut pemberontak  termasuk  Aleppo, Hama, dan Daraa, dan terbaru Homs.

Pemberontak semakin dekat ke ibu kota Damaskus meskipun militer Suriah berulang kali meyakinkan akan melakukan serangan balik.

BACA SELENGKAPNYA >>>

(Tribunnews.com)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas