Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Rute Konvoi Militer Pasukan AS di Hasakah Suriah Dibom: Peledak Ditanam, Muncul Perlawanan Baru

sebuah bom ditanam untuk pertama kalinya di jalur konvoi tentara AS di provinsi Hasakah, yang terletak di timur laut Suriah.

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
zoom-in Rute Konvoi Militer Pasukan AS di Hasakah Suriah Dibom: Peledak Ditanam, Muncul Perlawanan Baru
mna/tangkap layar
Konvoi Pasukan Amerika Serikat (AS) di Suriah. Sebuah bom ditanam untuk pertama kalinya di jalur konvoi tentara AS di provinsi Hasakah, yang terletak di timur laut Suriah. 

Tetapi, kata Bilgic, "sulit membayangkan presiden Amerika mana pun berkata, 'Kami tidak tertarik pada Suriah'."

"Ada banyak hal yang dipertaruhkan bagi Amerika Serikat dan saya tidak bisa membayangkan Donald Trump bakal membiarkan kekuatan lain mengisi kekosongan di Suriah begitu saja."

Washington menempatkan ribuan tentara di daerah pengeboran minyak mentah di bagian timur laut Suriah yang dikuasai suku Kurdi. AS juga memiliki sebuah pangkalan militer di sebelah tenggara.

Seorang personel Tentara Amerika Serikat (AS) di Suriah
Seorang personel Tentara Amerika Serikat (AS) di Suriah duduk di atas tank dengan berbendera AS.

Incar Si Emas Hitam

Peran AS dalam perang saudara Suriah telah berkali-kali berubah.

Namun, bahkan Donald Trump pada masa jabatan pertamanya sebagai presiden memahami bahwa meninggalkan Suriah sepenuhnya bukanlah "alternatif yang layak" untuk melindungi kepentingan negara, jelas Bilgic.

"Jadi membiarkan Suriah begitu saja sangat tidak mungkin, karena kelompok Kurdi membutuhkan dukungan pasukan AS. Kelompok tersebut mengendalikan dan memelihara beberapa kamp penahanan mantan anggota ISIS dan keluarga mereka."

"Hal lain karena sumber daya alam Suriah, terutama minyak dan gas, sekarang berada di bawah kendali Kurdi. Di sanalah tentara AS ditempatkan," tambahnya.

Berita Rekomendasi

Dengan demikian, saat transisi kekuasaan berlangsung dan masa depan politik Suriah dibahas, salah satu pertanyaan utama adalah: siapa yang akan mengendalikan sumber daya alam negara itu?

"Tidak ada pembicaraan tentang itu sekarang, tapi saya pikir siapa pun pemegang kekuasaan di Damaskus tidak akan membiarkan Kurdi memiliki kendali penuh atas minyak dan gas alam di Suriah bagian utara."

"Dan jika itu masalahnya, pasukan AS akan berada di wilayah itu untuk melindungi kepentingan mereka. Jadi saya tidak berpikir Washington akan menarik diri dari Suriah. Saya ragu Donald Trump memiliki visi yang sempit," kata Bilgic.

 

(oln/MNA/BBC/*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas