Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Putin Berseragam Militer, Pantau Latihan Gabungan Rusia-Belarusia

Presiden Rusia Vladimir Putin memantau latihan militer gabungan Rusia-Belarusia pada hari Selasa, dengan memanfaatkan pelajaran dari perang Ukraina.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Putin Berseragam Militer, Pantau Latihan Gabungan Rusia-Belarusia
Foto: Mikhail Metzel, TASS/Kremlin
PUTIN BERSERAGAM MILITER - Foto diambil dari laman Kantor Presiden Rusia pada Rabu (17/9/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin berseragam militer memeriksa senjata dan peralatan militer dan khusus yang digunakan dalam latihan gabungan militer Rusia-Belarusia "Latihan Zapad 2025" di wilayah Nizhny Novgorod pada Selasa, 16 September 2025. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin memantau pelatihan militer gabungan antara Rusia dan Belarusia pada Selasa (16/9/2025).

Putin tiba di tempat latihan Mulino di wilayah Nizhny Novgorod mengenakan seragam militer karena ia juga merupakan panglima tertinggi tentara Rusia.

Dalam sambutannya di hadapan para peserta, Presiden mengatakan tujuan latihan ini adalah untuk melatih pertahanan Negara Kesatuan, sebutan bagi persekutuan antara Rusia dan Belarusia, dari segala bentuk agresi.

"Tujuan latihan ini adalah untuk melatih semua elemen yang diperlukan demi perlindungan kedaulatan, integritas wilayah, dan pertahanan tanpa syarat terhadap segala agresi terhadap Negara Kesatuan," ujar Putin, Selasa.

Latihan ini diberi nama Zapad 2025 dan berlangsung pada 12-16 September 2025, serta tersebar di beberapa lokasi di Belarusia dan Rusia.

Pada hari terakhir latihan tersebut, Putin mengunjungi pos komando di Mulino, Rusia barat laut, tempat ia bertemu dengan Menteri Pertahanan Rusia, Andrey Belousov.

Putin mengatakan latihan itu dirancang untuk menangkal serangan dengan memanfaatkan pelajaran dari perang Rusia-Ukraina.

Rekomendasi Untuk Anda

"Para perencana latihan tersebut menggabungkan pelajaran yang dipetik dari operasi militer khusus di Ukraina," lanjutnya, lapor TASS.

Latihan tersebut melibatkan 100.000 tentara, 10.000 perangkat keras militer, termasuk 333 pesawat, dan sekitar 250 kapal angkatan laut, termasuk kapal permukaan, kapal selam, dan kapal pendukung, terlibat dalam latihan tersebut. 

Kerjasama antarnegara

Dalam kunjungannya, Putin mengatakan 25 delegasi asing berpartisipasi dalam latihan tersebut, dengan 16 mengirimkan perwakilan untuk mengamati dan enam mengirimkan kontingen militer untuk berpartisipasi dalam latihan tersebut.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.302: AS Setujui Paket Bantuan Senjata Pertama Era Trump untuk Ukraina

Selama kunjungannya tersebut, Putin pertama-tama memeriksa pameran persenjataan dan peralatan militer khusus dan kemudian mengamati fase utama latihan.

Di akhir latihan, Putin muncul di hadapan perwakilan korps militer-diplomatik mengenakan pakaian kamuflase, ditemani oleh Menteri Pertahanan Rusia, Andrey Belousov.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda semua atas partisipasinya. Saya harap ini bermanfaat bagi Anda secara profesional. Dalam hal membangun kepercayaan yang tinggi antara kedua negara, ini jelas bermanfaat," ujar Putin kepada hadirin, lapor Anadolu Agency.

Ia juga menyampaikan harapan agar acara ini dapat mempererat kerja sama antarnegara.

"Anda melihat bagaimana tentara Rusia bekerja berdasarkan pengalaman menggunakan angkatan bersenjatanya dalam konflik bersenjata kontemporer," ujarnya.

PUTIN BERSERAGAM MILITER - Foto diambil dari laman Kantor Presiden Rusia pada Rabu (17/9/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin berseragam militer di dalam kendaraan komando dan kendali komandan batalyon dalam kunjungannya ke wilayah Nizhny Novgorod dalam gabungan militer Rusia-Belarusia
PUTIN BERSERAGAM MILITER - Foto diambil dari laman Kantor Presiden Rusia pada Rabu (17/9/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin berseragam militer di dalam kendaraan komando dan kendali komandan batalyon dalam kunjungannya ke wilayah Nizhny Novgorod untuk memantau latihan gabungan militer Rusia-Belarusia atau "Latihan Zapad 2025" pada Selasa, 16 September 2025. (Foto: Mikhail Metzel, TASS/Kremlin)
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas