Trump Kirim 500 Tentara ke Washington Setelah Penembakan Dua Garda Nasional
Pemerintahan Donald Trump berencana untuk mengerahkan 500 anggota Garda Nasional tambahan ke jalan-jalan Washington,
Editor:
Muhammad Barir
Trump Kirim 500 Pasukan ke Washington Setelah Penembakan Dua Anggota Garda Nasional
Ringkasan Berita:
- Pemerintahan Donald Trump berencana untuk mengerahkan 500 anggota Garda Nasional tambahan
- Mereka akan dikirim ke jalan-jalan Washington kata Menteri Pertahanan Pete Hegseth
- Pengiriman dilakukan beberapa jam setelah dua anggota militer ditembak beberapa blok dari Gedung Putih
TRIBUNNEWS.COM- Pemerintahan Donald Trump berencana untuk mengerahkan 500 anggota Garda Nasional tambahan ke jalan-jalan Washington, DC, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengumumkan pada hari Rabu, beberapa jam setelah dua anggota militer ditembak beberapa blok dari Gedung Putih.
Presiden Trump memerintahkan pengerahan pasukan tambahan, ujar Hegseth kepada para wartawan di Republik Dominika, tempat ia akan berangkat pada hari Rabu. Seorang pejabat AS mengonfirmasi kepada CBS News bahwa Angkatan Darat telah menerima permintaan tersebut dan akan segera berupaya memenuhinya.
Sebanyak 500 personel tambahan tersebut akan bergabung dengan sekitar 2.200 pasukan yang telah dikerahkan di Washington DC hingga Minggu pagi. Jumlah tersebut mencakup sekitar 900 anggota Garda Nasional Washington DC dan lebih dari 1.200 anggota pasukan Garda Nasional dari beberapa negara bagian, menurut siaran pers dari Satuan Tugas Gabungan militer – Distrik Columbia.
Tidak jelas kapan 500 pasukan tambahan akan tiba di ibu kota negara, atau apakah mereka akan datang dari Garda Nasional DC atau dari pasukan Garda Nasional negara bagian.
Hegseth membuat pengumuman tersebut setelah dua anggota Garda Nasional Virginia Barat tertembak dalam sebuah serangan di ibu kota. Dalam sebuah pengarahan, Direktur FBI Kash Patel mengatakan kedua anggota Garda Nasional tersebut berada dalam kondisi kritis. Polisi setempat mengatakan seorang tersangka telah ditahan dan sedang dirawat di rumah sakit.
"Ini hanya akan memperkuat tekad kami untuk memastikan Washington, DC, aman dan indah," ujar Hegseth kepada wartawan pada hari Rabu.
Pasukan Garda Nasional awalnya dikerahkan ke jalan-jalan DC pada bulan Agustus, bagian dari misi anti-kejahatan oleh pemerintahan Trump yang juga melibatkan petugas penegak hukum federal dan polisi setempat.
Jaksa Agung Washington, Brian Schwalb, telah mengajukan gugatan atas pengerahan pasukan tersebut, menyebutnya ilegal. Seorang hakim federal memutuskan pekan lalu bahwa pengerahan pasukan tersebut kemungkinan melanggar hukum federal, tetapi menunda putusan tersebut selama 21 hari karena pemerintahan Trump sedang mengajukan banding.
Baca juga: Kata Trump Setelah Dua Garda Nasional Ditembak Mati di Dekat Gedung Putih
Penembakan Terjadi Beberapa Blok dari Gedung Putih
Dua anggota Garda Nasional Virginia Barat yang dikerahkan ke ibu kota negara ditembak pada hari Rabu hanya beberapa blok dari Gedung Putih dalam tindakan kekerasan yang berani yang digambarkan oleh wali kota sebagai serangan yang ditargetkan.
Direktur FBI Kash Patel dan Wali Kota Washington Muriel Bowser mengatakan para anggota Garda Nasional dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.
Kehadiran Garda Nasional di ibu kota negara telah menjadi isu yang memanas selama berbulan-bulan, yang memicu pertarungan di pengadilan dan perdebatan kebijakan publik yang lebih luas tentang penggunaan militer oleh pemerintahan Trump untuk memerangi apa yang oleh para pejabat dianggap sebagai masalah kejahatan yang tidak terkendali.
Baca tanpa iklan