Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

10 Stasiun Kereta Api Tersibuk di Dunia: Dipimpin Stasiun Shinjuku, Terbanyak Berasal dari Jepang

Negara Jepang menyumbang delapan dari 10 stasiun, termasuk lima di Tokyo, yang mencerminkan jaringan multi-operator yang padat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nuryanti
zoom-in 10 Stasiun Kereta Api Tersibuk di Dunia: Dipimpin Stasiun Shinjuku, Terbanyak Berasal dari Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
ILUSTRASI STASIUN JEPANG - Stasiun Shibuya bawah tanah yang diresmikan pada Jumat (3/1/2020). Negara Jepang menyumbang delapan dari 10 stasiun, termasuk lima di Tokyo, yang mencerminkan jaringan multi-operator yang padat. 

Stasiun Nagoya mencatat sekitar 423 juta penumpang per tahun, salah satu pusat kereta api tersibuk di Jepang.

JR Central mengawasi Stasiun Nagoya, yang mulai beroperasi pada tahun 1886 bersamaan dengan koneksi kereta bawah tanah di kemudian hari.

Stasiun ini merupakan kantor pusat JR Central dan terminal utama untuk Tokaido Shinkansen, yang menghubungkan Nagoya dengan Tokyo, Kyoto, dan Osaka.

Kompleks stasiunnya mencakup JR Central Towers, yang menampung kantor, hotel, dan fasilitas ritel tepat di atas peron.

Lokasi sentral Stasiun Nagoya dan koneksi kereta api berkecepatan tinggi menjadikannya gerbang utama untuk perjalanan di seluruh wilayah Chubu dan sekitarnya.

Stasiun Shinjuku Dilewati 3,6 Juta Penumpang Setiap Hari

Kereta api adalah moda transportasi utama di Tokyo, yang memiliki jaringan kereta api perkotaan terbaik di dunia.

Dilansir express.co.uk, Stasiun Shinjuku di kota ini adalah stasiun tersibuk di dunia, dengan lebih dari 3,6 juta penumpang yang melewatinya setiap hari.

Rekomendasi Untuk Anda

Stasiun yang dibuka pada tahun 1885 ini memiliki 36 peron berbeda, lebih dari 200 pintu keluar, dan beberapa lorong.

Meskipun ukurannya sangat besar, stasiun ini dulunya merupakan salah satu stasiun yang kurang banyak digunakan di Jepang.

Lalu lintas melalui stasiun tersebut baru meningkat setelah jalur Keio dan Odayku dibuka pada tahun 1915 dan 1923.

Jalur Keio adalah jalur kereta api sepanjang 37,9 km di bagian barat Tokyo, yang menghubungkan Shinjuku dengan Hachioji, sebuah kota pinggiran.

Jalur Odayku adalah jalur sepanjang 82,5 km yang membentang dari Shinjuku ke Kota Odawara di pinggiran barat daya.

Stasiun Shinjuku adalah pusat penghubung utama untuk layanan kereta api antara Tokyo bagian tengah/timur dan Tokyo bagian barat pada jalur kereta antar kota, kereta pinggiran kota, dan kereta bawah tanah.

(Tribunnews.com/Nuryanti)

Sesuai Minatmu
Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas