Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mengenal Delta Force, Unit Operasi Khusus AS yang Menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Delta Force disebut berada di balik operasi rahasia AS yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam serangan mendadak.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mengenal Delta Force, Unit Operasi Khusus AS yang Menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Tangkap Layar YouTube Wion News
AMERIKA VS VENEZUELA. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1/2026) dalam operasi yang dijalankan oleh Detasemen Operasional Pasukan Khusus ke-1–Delta (1st Special Forces Operational Detachment–Delta) Delta Force bersama bersama Resimen Operasi Khusus Penerbangan ke-160. Mengenal Delta Force, Unit Operasi Khusus AS yang Menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro 

Ringkasan Berita:
  • Delta Force, unit operasi khusus paling elit Amerika Serikat, menjadi sorotan setelah disebut terlibat dalam operasi rahasia penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
  • Delta Force, unit rahasia bermarkas di Fort Bragg, dikenal menangani misi bernilai tinggi, termasuk penangkapan target penting.
  • Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi operasi yang dilakukan bersama Resimen Operasi Khusus Penerbangan ke-160.

 

TRIBUNNEWS.COM - Delta Force, unit operasi khusus paling elit milik Amerika Serikat (AS), menjadi sorotan internasional.

Unit ini disebut terlibat dalam operasi rahasia yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Operasi militer besar-besaran tersebut dikonfirmasi oleh Presiden AS Donald Trump.

Detail pelaksanaan misi tetap dirahasiakan.

CBS News melaporkan pejabat pemerintahan AS mengonfirmasi operasi itu dilakukan oleh Delta Force.

Rekomendasi Untuk Anda

Misi tersebut disebut dikerjakan bersama Resimen Operasi Khusus Penerbangan ke-160.

Pihak berwenang menolak mengungkap lokasi penahanan Maduro.

Rincian teknis operasi juga tidak dipublikasikan.

Media lokal Venezuela melaporkan ledakan terdengar di Caracas pada Sabtu (3/1/2026) dini hari waktu setempat.

Ledakan juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah strategis lainnya selama operasi berlangsung.

Trump memuji operasi tersebut sebagai misi dengan “ketepatan milimeter”.

Baca juga: Kolapsnya Sistem Pertahanan Udara Venezuela saat Diserang AS, Buk-M2 dan Pantsir Rusia Tidak Efektif

Ia menyebut pasukan AS menjalankan operasi dengan tingkat presisi yang sangat tinggi.

Trump mengatakan unit tersebut bahkan membangun replika persis kediaman target sebelum penyergapan.

Metode ini dikenal sebagai salah satu ciri khas perencanaan Delta Force.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas