Mengenal Delta Force, Unit Operasi Khusus AS yang Menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Delta Force disebut berada di balik operasi rahasia AS yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam serangan mendadak.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Endra Kurniawan
Marca melaporkan adanya aktivitas helikopter Apache dan Chinook di atas langit Caracas.
Kedua jenis helikopter ini kerap digunakan Delta Force dalam operasi transportasi dan serangan cepat.
Apa Itu Delta Force?
Delta Force secara resmi bernama Detasemen Operasional Pasukan Khusus ke-1–Delta atau 1st SFOD-D.
Unit ini didirikan pada 1977.
Markasnya berada di Fort Bragg, North Carolina.
NDTV melaporkan pembentukan Delta Force terinspirasi dari Special Air Service Angkatan Darat Inggris.
Unit ini berfokus pada operasi kontra-terorisme dan misi bernilai tinggi.
Setelah kegagalan Operasi Eagle Claw pada 1980, militer AS membentuk Komando Operasi Khusus Gabungan atau JSOC.
Operasi Eagle Claw merupakan misi penyelamatan sandera di Kedutaan Besar AS di Teheran.
Sejak saat itu, Delta Force berada di bawah kendali JSOC.
Baca juga: Pakar: Jika AS Tidak Dihukum atas Invasi ke Venezuela, China Akan Mencontoh dengan Menyerang Taiwan
El País melaporkan unit ini menjadi ujung tombak operasi paling sensitif Amerika Serikat.
Misi utama Delta Force mencakup kontra-terorisme.
Tugas lainnya adalah penyelamatan sandera.
Unit ini juga menangani penangkapan atau eliminasi target bernilai tinggi.
Pengintaian khusus menjadi bagian dari kemampuan utama Delta Force.
Baca tanpa iklan