Mengenal Delta Force, Unit Operasi Khusus AS yang Menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Delta Force disebut berada di balik operasi rahasia AS yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam serangan mendadak.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Endra Kurniawan
Tangkap Layar YouTube Wion News
AMERIKA VS VENEZUELA. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1/2026) dalam operasi yang dijalankan oleh Detasemen Operasional Pasukan Khusus ke-1–Delta (1st Special Forces Operational Detachment–Delta) Delta Force bersama bersama Resimen Operasi Khusus Penerbangan ke-160. Mengenal Delta Force, Unit Operasi Khusus AS yang Menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro
BBC melaporkan operasi ini bukan sekadar tindakan militer.
Operasi tersebut juga dipandang sebagai pesan geopolitik yang kuat.
Pesan itu menunjukkan kesediaan Washington menggunakan unit paling elitnya.
Targetnya adalah kepemimpinan negara yang dianggap bermusuhan.
Biodata Delta Force
- Nama Resmi: Detasemen Operasional Pasukan Khusus ke-1–Delta (1st Special Forces Operational Detachment–Delta)
- Nama Populer: Delta Force
- Alias Lain: Combat Applications Group (CAG), Army Compartmented Elements (ACE)
- Negara: Amerika Serikat
- Cabang: Angkatan Darat Amerika Serikat (U.S. Army)
- Komando: Joint Special Operations Command (JSOC)
- Markas: Fort Bragg, North Carolina
- Tahun Didirikan: 1977
- Pendiri: Kolonel Charles Beckwith
- Inspirasi Pembentukan: Special Air Service (SAS) Angkatan Darat Inggris
- Jenis Unit: Unit operasi khusus elit (Tier 1)
- Misi Utama: Kontra-terorisme, Penyelamatan sandera, Penangkapan atau eliminasi target bernilai tinggi, Pengintaian khusus, Perlindungan tingkat tinggi (VIP protection)
- Kemampuan Khusus: Penembakan presisi tingkat tinggi, Pertempuran jarak dekat (CQB), Operasi rahasia dan penyamaran, Infiltrasi melalui udara, laut, dan darat, Operasi di lingkungan urban dan non-konvensional
- Struktur Umum: Beberapa skuadron utama yang terbagi ke dalam: Tim pengintaian dan penembak jitu, Tim aksi langsung/penyerangan
- Rekrutmen: Dipilih dari prajurit elit, terutama Green Berets dan Resimen Ranger ke-75, Proses seleksi fisik dan mental sangat ketat
- Pelatihan: Operator Training Course (OTC) ±6 bulan, Latihan medan ekstrem, pertempuran urban, anti-teror, dan operasi rahasia
- Operasi Terkenal: Operasi Eagle Claw (Iran, 1980), Operasi Urgent Fury (Grenada, 1983), Penangkapan Manuel Noriega (Panama, 1990), Operasi Gothic Serpent (Somalia, 1993), Operasi di Afghanistan dan Irak pasca-9/11, Operasi yang menewaskan Abu Bakr al-Baghdadi (2019)
- Tingkat Kerahasiaan: Sangat tinggi. Sebagian besar misi tidak pernah diumumkan secara resmi
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Berita Populer
Berita Terkini
Baca tanpa iklan