Demo Memanas, Iran Peringatkan AS-Israel Tak Ikut Campur dengan Opsi Militer
Demo anti-pemerintah memanas di Iran. Ketua Parlemen Iran memperingatkan AS-Israel tak ikut campur dengan opsi militer atau serangan ke negaranya.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Garudea Prabawati
“Bukan hanya dari kejauhan atau melalui kata-kata. Kami juga bersama Anda di lapangan," lanjutnya, dikutip dari Al Arabiya.
Iran dan Israel, yang merupakan musuh bebuyutan, terlibat perang selama 12 hari pada bulan Juni tahun lalu.
Perang tersebut dipicu serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran serta daerah pemukiman, dengan alasan bertujuan untuk melumpuhkan penelitian atom dan kemampuan rudal balistik Republik Islam tersebut.
Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal ke Israel. Kemudian dalam konflik tersebut, S bergabung dengan Israel dalam menargetkan situs nuklir Iran untuk sementara waktu sebelum gencatan senjata diumumkan pada 24 Juni 2026.
Iran, yang tidak mengakui Israel, telah lama menuduh negara itu melakukan operasi sabotase terhadap fasilitas nuklirnya dan membunuh para ilmuwannya.
Selain itu, Israel juga mendukung kelompok-kelompok militan di sekitar kawasan tersebut sebagai bagian dari apa yang disebut poros perlawanannya, termasuk Hizbullah Lebanon dan gerakan Palestina Hamas, yang keduanya telah terlibat dalam perang besar dengan Israel dalam dua tahun terakhir.
Mantan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, dibunuh di Teheran pada Juli 2024 dalam serangan yang dikaitkan dengan Israel.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan