Iran Kirim Sinyal Perang, 19 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Masuk Daftar Target Serangan
Iran kirim sinyal perang terbuka. Sebanyak 19 pangkalan militer AS di Timur Tengah disebut masuk radar serangan jika konflik benar-benar meletus.
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Febri Prasetyo
Meski skalanya lebih kecil, pangkalan ini tetap penting dalam jaringan militer AS di Irak.
14. Balad Air Base – Irak
Balad pernah menjadi salah satu pangkalan udara terbesar AS di Irak. Meski aktivitasnya berkurang, fasilitas ini masih memiliki nilai strategis dalam konteks konflik regional.
15. Sather Air Base – Irak
Terletak dekat Baghdad, Sather mendukung operasi udara dan logistik. Kedekatannya dengan pusat pemerintahan Irak membuatnya menjadi lokasi sensitif.
Para pengamat menilai jika konflik AS-Iran benar-benar meletus, serangan terhadap jaringan pangkalan ini berpotensi memicu eskalasi luas yang tidak hanya berdampak pada keamanan regional, tetapi juga stabilitas energi dan ekonomi global.
Oleh karena itu, meski jalur diplomasi masih terbuka, kawasan Timur Tengah kini berada dalam fase paling rawan dalam beberapa tahun terakhir.
16. Jebel Ali Port – Uni Emirat Arab
Meski bukan pangkalan udara, Jebel Ali adalah pelabuhan utama tempat kapal perang AS bersandar. Perannya krusial dalam logistik laut dan pergerakan armada AS.
17. Camp Victory – Irak
Camp Victory adalah kompleks militer strategis di kawasan ibu kota Baghdad. Pangkalan ini pernah menjadi pusat komando operasi AS di Irak.
18. Forward Operating Sites (FOS) – Oman
Pangkalan operasi maju ini digunakan untuk dukungan logistik dan militer. Lokasinya dekat jalur laut strategis membuatnya penting dalam skema pertahanan AS.
19. Various Temporary Sites – Mesir & Sinai
AS juga memiliki lokasi sementara di Mesir dan kawasan Sinai untuk latihan gabungan dan dukungan logistik. Meski bersifat nonpermanen, fasilitas ini tetap berpotensi terdampak jika konflik meluas.
(Tribunnews.com / Namira)
Baca tanpa iklan