Sosok Mohsen Rezaei: Veteran Perang Kepercayaan Mojtaba Khamenei, Dulu Diburu & Dipenjara Shah Reza
Rezaei lahir di sebuah desa di Khuzestan. Sejak muda ia terlibat gerakan bawah tanah melawan Shah, mendirikan kelompok bersenjata hingga dipenjara.
Penulis:
Malvyandie Haryadi
Ringkasan Berita:
- Pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Mojtaba Khamenei, mengeluarkan dekrit yang menunjuk Mohsen Rezaei sebagai penasihat militernya. Rezaei dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah militer Iran.
- Pada usia 27 tahun, ia mengambil alih komando Garda Revolusi Iran (IRGC) dan memimpin selama enam belas tahun berturut-turut.
- Di bawah kepemimpinannya, IRGC berkembang dari pasukan semi-militer menjadi institusi kuat yang kini mengendalikan Selat Hormuz dengan penuh kendali.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Mojtaba Khamenei, mengeluarkan dekrit yang menunjuk Mohsen Rezaei sebagai penasihat militernya. Bagaimana rekam jejak jenderal yang mendapatkan kepercayaan dari pemimpin baru tersebut?
Mohsen Rezaei mengambil alih komando Garda Revolusi Iran (IRGC) pada usia 27 tahun, memimpin selama enam belas tahun berturut-turut.
Di tangannya, IRGC berubah dari pasukan semi-militer menjadi institusi yang kini mengendalikan Selat Hormuz dengan kendali penuh dan cerdas.
IRGC yang menembakkan gelombang serangan ke-59. IRGC yang meluncurkan lima misil dan lima belas drone setiap hari ke Israel dan aset-aset Amerika Serikat di Timur Tengah.
IRGC yang oleh Washington disebut telah hancur. Namun inilah lembaga yang dibangun Rezaei. Amerika kini berhadapan langsung dengan sang arsitek.
Rezaei lahir di sebuah desa di Khuzestan. Sejak muda ia terlibat dalam gerakan bawah tanah melawan Shah Reza Pahlevi, mendirikan kelompok bersenjata, diburu, dan dipenjara.
Ia ditempa dalam perlawanan yang tidak bisa dihancurkan oleh bom. Kemudian ia memimpin perang Iran–Irak selama delapan tahun, menghadapi Saddam yang didukung intelijen dan senjata Amerika dan Uni Soviet.
Delapan tahun melawan proxy Amerika, ia tahu betul bagaimana rasanya menghadapi kekuatan militer yang lebih besar, karena ia sudah melakukannya selama satu dekade.
Setelah melepas seragam, Rezaei menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Kemanfaatan — lembaga penasihat tertinggi di Iran.
Ia kemudian meraih gelar doktor ekonomi dari Universitas Teheran. Ia dikenal sebagai otak ekonomi negara, dengan teori tentang federalisme ekonomi dan integrasi Eurasia.
Inilah sosok yang berperang delapan tahun, lalu meraih gelar doktor, dan kemudian merumuskan gagasan tentang perdagangan lintas benua.
Rezaei juga dikenal sebagai “kandidat permanen.” Ia mencalonkan diri sebagai presiden sejak 1999, tak pernah menang, tetapi selalu hadir.
Ia menjadi suara teknokrat konservatif selama puluhan tahun. Namanya masuk daftar buronan Interpol terkait kasus pengeboman AMIA, berada di bawah sanksi Amerika, namun tetap mewakili Iran dalam misi resmi.
Ia adalah sosok yang telah beroperasi di bawah tekanan sanksi selama puluhan tahun tanpa pernah berhenti. Bagi Rezaei, tekanan Amerika bukan ancaman, melainkan kondisi cuaca yang sudah ia jalani sejak 1994.
Apa tugas Mohsen Rezaei?
Baca tanpa iklan