Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat Timur Tengah Duga Amerika Tak Berani Buka Paksa Selat Hormuz, Ini Pertimbangannya

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran menjadi senjata paling mematikan yang berhasil melumpuhkan ekonomi global, khususnya bagi AS.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pengamat Timur Tengah Duga Amerika Tak Berani Buka Paksa Selat Hormuz, Ini Pertimbangannya
TRIBUNNEWS/Lendy Ramadhan
AS DINILAI GAGAL - Pengamat Timur Tengah Faisal Assegaf berikan keterangan kepada Host Tribun Network Geok Mengwan di Studio Tribunnews, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026). Dalam keteranganya, ia banyak menyinggung kegagalan Amerika Serikat mencapai misi dalam agresi militer di Iran. TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN 

Ya karena Dewan Perdamaian itu pakai kata perdamaian padahal intinya untuk menghabisi semua kelompok pejuang di Gaza. Kelihatan sekali kikuknya Presiden Prabowo dalam menanggapi perkembangan perang antara Amerika dengan Iran terbukti.

Telat mengucapkan belasungkawa sampai sekarang presiden tidak berani mengutuk agresi Amerika dengan Israel terhadap Iran padahal itu sebuah pelanggaran hukum internasional.

Para pejabat kita sering bilang di berbagai forum RI menghormati hukum internasional menghormati piagam PBB tapi ternyata tidak berani mengutuk dua negara yang sedang melanggar hukum internasional yang sedang melakukan kejahatan perang dan kemanusiaan.

Terus juga kita sampai sekarang, setahu saya, pemerintah belum mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Iran.

Kemudian Presiden Prabowo juga tidak mengucapkan selamat atas terpilihnya Mujtaba saya kira itu kelihatan sekali seperti mengabaikan sahabatnya negara sahabatnya. (Tribun Network/Yuda)

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas