Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bumi Mulai Terbakar, Gelombang Panas Melanda India, Thailand hingga Eropa

WMO memperkirakan Arktik akan memanas hampir 1,66 derajat Celsius antara saat ini dan tahun 2030.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Bumi Mulai Terbakar, Gelombang Panas Melanda India, Thailand hingga Eropa
Dok. Pemprov Kepulauan Riau
CUACA PANAS EKSTREM - Gelombang panas melanda sejumlah negara di dunia akhir-akhir ini. Diprediksi dalam lima tahun ke depan bumi akan semakin panas. /Foto.dok 

Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization /WMO) memperkirakan Arktik akan memanas hampir 1,66 derajat Celsius antara saat ini dan tahun 2030.

Selain itu, akan terjadi kekeringan berbahaya dengan potensi kebakaran hutan di Amazon, yang merupakan bagian penting dari pertahanan alami Bumi untuk mengurangi perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia. 

Para ilmuwan mengatakan, suhu Bumi semakin panas akibat pembakaran batu bara, minyak, dan gas.

Hal ini berarti akan sering terjadi berbagai bencana seperti banjir, kekeringan, dan gelombang panas.

Proyeksi dari badan iklim PBB dan Kantor Meteorologi Inggris menyatakan ada kemungkinan sebesar 75 persen bahwa suhu global rata-rata antara tahun 2026 dan 2030 akan lebih dari 1,5 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan dengan masa pra-industri.

Ambang batas tersebut adalah batas pemanasan yang disepakati — dirata-ratakan selama 20 tahun — yang ditetapkan pada tahun 2015 oleh perjanjian iklim Paris.

Sebuah laporan ilmiah PBB beberapa tahun kemudian merinci bagaimana melebihi angka 1,5 tersebut berarti akan nada kemungkinan terjadinya kematian, bahaya, dan kepunahan spesies yang lebih besar.

Rekomendasi Untuk Anda

Beberapa ekosistem planet ini seperti terumbu karang dan gletser, kemungkinan tidak akan dapat menahan tekanan panas tersebut.

Laporan WMO menyebutkan, ada kemungkinan sebesar 91?hwa setidaknya satu dari lima tahun ke depan akan melampaui ambang batas 1,5 derajat dan ada kemungkinan sebesar 86?hwa salah satu tahun tersebut akan memecahkan rekor tahun terpanas di Bumi yang ditetapkan pada tahun 2024. 

WMO memproyeksikan setiap tahun antara sekarang dan 2030 akan berada di antara 1,3 derajat Celcius dan 1,9 derajat Celcius  sejak akhir tahun 1800-an.

“Penting untuk dicatat bahwa (1,5) bukanlah semacam jurang maut yang akan kita jatuhi,” kata salah satu penulis laporan, Melissa Seabrook, seorang ilmuwan iklim di Kantor Meteorologi Inggris.

 “Setiap kenaikan 0,1 derajat memiliki dampak yang semakin parah,” ujarnya seperti dikutip dari The Associated Press.

Ilmuwan iklim dari Imperial College of London, Friederike Otto, mengatakan akan banyak konsekuensi yang akan kita hadapi.

 “Ini akan berarti banyak orang akan kehilangan nyawa, kita akan menghadapi banyak guncangan harga pangan, dan kebakaran hutan yang lebih hebat,” ujarnya.

Hampir semua prakiraan jangka pendek memperkirakan akan terjadi El Nino yang kuat akan segera terbentuk.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas