Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemakaman Khamenei Digelar 3 Hari di 3 Kota, Jutaan Pelayat Diperkirakan Hadir di Iran

Iran akan menggelar pemakaman Ayatollah Khamenei selama 3 hari di 3 kota besar. Jutaan pelayat diperkirakan hadir di tengah situasi memanas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Kematian Khamenei mengakhiri lebih dari tiga dekade kepemimpinannya sebagai pemimpin tertinggi Iran sekaligus tokoh paling berpengaruh dalam sistem politik Republik Islam Iran.

Meski kepemimpinan telah di pindahtangankan ke anaknya yakni Mojtaba Khamenei. Namun karena situasi perang antara Iran dan AS yang memanas pemerintah Teheran sempat menunda pemakaman tanpa batas waktu.

Menurut sejumlah pejabat Iran, risiko keamanan yang sangat tinggi di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel jadi alasan utama penundaan.

Pemerintah khawatir kerumunan jutaan orang dalam satu lokasi dapat menjadi sasaran serangan lanjutan yang berpotensi menimbulkan korban besar.

Selain itu, kehadiran elite politik, pejabat tinggi negara, hingga petinggi militer dalam satu acara dianggap memiliki risiko strategis yang sangat sensitif.

Selain ancaman eksternal, pemerintah Iran juga mempertimbangkan situasi domestik yang dinilai belum sepenuhnya stabil.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran menghadapi berbagai demonstrasi terkait kondisi ekonomi dan politik. Kerumunan besar saat pemakaman dikhawatirkan dapat berubah menjadi momentum protes maupun kerusuhan sosial.

Rekomendasi Untuk Anda

Analis politik menilai pemerintah Iran berusaha memastikan bahwa pemakaman Khamenei tetap menjadi simbol persatuan nasional dan tidak berkembang menjadi ajang ketidakstabilan politik.

(Tribunnews.com / Namira)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas