China Bersumpah Balas Aksi Taiwan Buka Situs yang Ajak Warga China Bocorkan Info Rahasia
Badan intelijen Taiwan melakukan apa yang pernah dilakukan CIA Amerika dan Mossad Israel untuk mengumpulkan calon informan dari China.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
China Bersumpah Balas Aksi Taiwan Buka Situs yang Ajak Warga China Bocorkan Info Rahasia
Ringkasan Berita:
- Badan Keamanan Nasional Taiwan (NSB) meluncurkan situs yang memungkinkan warga China mengirimkan informasi dan laporan terkait pemerintah Beijing.
- China mengecam langkah tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang merusak hubungan lintas selat, serta mengancam akan mengambil "langkah balasan tegas".
- Ketegangan ini menambah panjang persaingan intelijen dan keamanan antara Beijing dan Taipei yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan antara China dan Taiwan kembali memasuki babak baru.
Kali ini bukan terkait pengerahan kapal perang atau latihan militer, melainkan melalui medan perang informasi dan intelijen.
Badan Keamanan Nasional Taiwan (National Security Bureau/NSB) meluncurkan sebuah situs khusus yang mengajak warga China untuk mengirimkan informasi terkait aktivitas pemerintah Beijing.
Baca juga: Perang Iran Kuras 1.000 Tomahawk dan 2.000 Rudal Patriot-THAAD AS, Pertahanan Taiwan Kini Terancam
Platform tersebut ditujukan bagi warga China yang disebut "memiliki nilai-nilai demokratis" dan ingin berbagi informasi kepada otoritas Taiwan.
Langkah tersebut segera memicu reaksi keras dari Beijing yang menilai tindakan itu sebagai upaya provokasi dan campur tangan terhadap urusan dalam negeri China.
Taiwan Ajak Warga China Kirim Informasi
Dalam penjelasannya, NSB menyatakan kalau setiap informasi yang masuk akan melalui proses penyaringan, evaluasi, dan tindak lanjut menggunakan teknologi keamanan digital.
Taiwan menyebut platform tersebut sebagai sarana bagi individu di China yang ingin menyampaikan informasi terkait situasi politik, keamanan, maupun aktivitas pemerintah di daratan.
Untuk memperkenalkan situs tersebut, NSB merilis video promosi berdurasi satu menit yang dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Video itu menggambarkan seorang pegawai negeri China yang menyaksikan rekan-rekannya diperiksa dan diselidiki oleh aparat.
Menurut NSB, ilustrasi tersebut menggambarkan suasana penuh tekanan yang dialami masyarakat di bawah sistem pemerintahan yang mereka sebut sebagai rezim otoriter.
Beijing Merespons Keras
Pemerintah China langsung mengecam peluncuran platform tersebut.