Tribun Kesehatan

Bagaimana PMI Cegah Penularan HIV AIDS Melalui Transfusi Darah?

Hingga saat ini HIV/AIDS sudah menyebar di 407 dari 507 kabupaten/kota di seluruh provinsi di Indonesia.

Editor: Willem Jonata
Bagaimana PMI Cegah Penularan HIV AIDS Melalui Transfusi Darah?
net
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM - HIV atau Humon immunodeficiency Virus adalah sejenis virus yang menyerang atau menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia.

AIDS atau Acquired Irimune Deficiercy Syndrome adalah sekumpulan gejala penyakit yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi oleh HIV.

Akibat menurunnya kekebalan tubuh maka orang tersebut sangat mudah terkena berbagai penyakit infeksi (infeksi oportunistik) yang sering berakibat fatal.

Berdasarkan data  WHO, pada 2017 terdapat 36.9 juta jiwa di dunia hidup dengan HIV. Namun, WHO mencatat sejak AIDS ditemukan hingga akhir 2015, terdapat 34 juta orang meringgal akibat penyakit ini.

Di Indonesia, hingga saat ini HIV/AIDS sudah menyebar di 407 dari 507 kabupaten/kota di seluruh provinsi di Indonesia.

Mengenai penyakit HIV, Prof. DR. Zubairi Djoerban, Sp.PD, KHOM (K) ditemui dalam acara 'Seminar Kesehatan: Peran PMI DKI Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta dalam Upaya Pencegahan Penyakit yang Ditularkan Melalui Transfusi Darah' (27/9), menjelaskan tentang penyakit HIV/AIDS.

"Saat ini, stigma negatif dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang dipengaruhi oleh salah informasi sudah banyak berkurang.

Sebagian Masyarakat menganggap HIV/AIDS dapat menyebar dengan mudah.

Pada Kenyataannya HIVAIDS tidak menular melalui bersalaman, bersin, rokok, handuk, sabun, batuk, dan pilek bahkan gigitan rnyamuk demam berdarah tidak bisa menularkannya.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara penularan yang benar untuk mengurangi risiko tertular penyakit menular.

Halaman
12
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas