Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Obat yang Pantang Diberikan kepada Anak, Efeknya Bisa Lebih Buruk

Anak-anak pada umumnya lebih mudah terserang alergi atau muncul reaksi setelah minum obat, ketimbang orang dewasa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Obat yang Pantang Diberikan kepada Anak, Efeknya Bisa Lebih Buruk
Medicalnewstoday
Ilustrasi obat-obatan herbal dan suplemen. 

TRIBUNNEWS.COM - Anak-anak pada umumnya lebih mudah terserang alergi atau muncul reaksi setelah minum obat, ketimbang orang dewasa.

Bila dibiarkan, tentunya akan mengakibatkan penyakit serius. Biasanya, orangtua memberi obat tertentu untuk mengatasi kondisi anak yang kurang sehat tanpa mempertimbangkan efek sampingnya.

Untuk menghindari hal lebih buruk lagi, di bawah ini beberapa jenis obat yang sebaiknya jangan diberikan kepada anak.

Aspirin

Jangan pernah sekalipun memberikan anak obat yang mengandung aspirin. Aspirin dapat membuat anak mudah terserang penyakit sindrome Reye, yaitu penyakit yang jarang terjadi tapi jika terkena bisa fatal akibatnya.

Jangan pernah berpikiran bahwa obat anak-anak yang dijual di apotik bebas dari aspirin. Jadi, baca dengan cermat dan hati-hati label/keterangan obat-obat tersebut.

Kalau ragu, tanyakan pada dokter atau apoteker.

Baca: Nutrisi Anak Aktif, 4 Hal Yang Harus Diberikan Orangtua

Rekomendasi Untuk Anda

Obat Anti Mual

Kecuali direkomendasikan atau diresepkan oleh dokternya, jangan pernah memberi buah hati kita obat antimual.

Baca: Reino Barack Unggah Foto 3 Gerai Bisnis Baru, Tanpa Komentar Syahrini Lakukan Hal Ini

Umumnya keinginan untuk muntah hanya berlangsung sejenak dan anak dapat mengatasinya tanpa harus minum obat.

Obat antimual memiliki risiko komplikasi dan berbagai efek samping buruk lainnya. Jika anak merasa mual dan ada gejala dehidrasi, segera hubungi dokter langganan.

Obat untuk Orang Dewasa

Memberikan anak obat-obatan yang diperuntukan bagi orang dewasa meski dengan dosis tetap berbahaya.

Baca: Bengkel Gizi Terpadu Pulihkan Penderita Malnutrisi di Lombok

Jika tidak ada keterangan bahwa obat tersebut boleh diberikan pada anak dengan dosis tertentu, jangan berikan, ya!

Bukan Atas Namanya

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas